Penulis: Andy Muhammad Idris
INIPASTI.COM, MAKASSAR- Sebanyak 244 orang akan meramaikan Kongres ke-17 Muslimat Nahdlatul Ulama yang akan dilaksanakan di Jakarta, Asrama Haji Pondok Gede 24 – 27 November 2016. Kontingen Pimpinan Wilayah Muslimat Nahdlatul Ulama Sulsel itu pun dilepas Rais Syuriyah Pengurus Nahdlatul Ulama Sulawesi Selatan, Anregurutta KH M Sanusi Baco.
Pada pelepasan yang dilaksanakan di Auditorium KH Muhyiddin Zain UIM, Selasa (22/11), AGH M Sanusi Baco dalam sambutannya berterima kasih atas kontribusi Muslimat NU dalam pengembangan NU di Sulawesi Selatan. Kehadiran Muslimat NU mampu mewarnai corak beragama di Sulawesi Selatan.
“Alhamdulillah, saat ini saya masih dipercaya Ketua Umum MUI Sulsel keempat kalinya. Di mana MUI terdiri dari banyak golongan, apatah lagi Muslimat NU. Semuanya adalah warga NU dan keberadaan Ibu Khofifah masih dibutuhkan untuk memajukan Muslimat NU di Indonesia,” tandasnya.
Pernyataan AGH M Sanusi Baco sekaligus memperjelas dukungan Muslimat NU untuk Khofifah Indar Parawansa menjadi Ketua Umum PP Muslimat NU berikutnya.
Ketua PW Muslimat NU Sulawesi Selatan, Majdah Agus Arifin Nu’mang dalam sambutannya melaporkan, saat ini mayoritas Pimpinan Wilayah dan Pimpinan Cabang Muslimat NU di Indonesia telah terang-terangan mendukung dan meminta kesediaan Khofifah menjadi Ketua Umum PP Muslimat NU. “Olehnya itu kami meminta petunjuk kepada Rais Syuriyah dan Ketua Tanfidziyah NU Sulsel seperti apa sikap PW Muslimat NU Sulsel,” terangnya.
Majdah juga meminta restu kepada Rais Syuriyah dan Ketua Tanfidziyah NU Sulsel, agar peserta yang akan berangkat kongres pulang dengan selamat.
“Untuk utusan resmi PW Muslimat NU Sulsel sebanyak 66 orang, karena melihat kondisi kongres yang akan kedatangan tokoh-tokoh nasional dan tentunya akan menjadi daya tarik serta peserta akan mendapatkan banyak pengalaman dan wawasan, sehingga banyak cabang yang mengutus lebih dari jumlah peserta yang resmi, yakni tiga orang,” tambahnya.
Majdah mengakui keberadaan PW Muslimat NU Sulsel sangat diperhitungkan di kancah nasional, sehingga beberapa rumusan atau gagasan dibawa ke kongres demi kemajuan Muslimat di masa yang akan datang.
Ketua Tanfidziyah NU Sulsel , Iskandar Idy dalam sambutannya sangat kagum atas eksistensi Muslimat NU di Sulsel. Program Laskar Anti Narkoba begitu intens dikumandangkan di setiap pelantikan. Tentunya, ungkap Iskandar, ini sebagai bentuk pertanggungjawaban Muslimat kepada masyarakat.
Bahkan Ketua NU Sulsel ini berkelakar , “Tak hanya itu, Muslimat NU Sulsel keberadaannya mengalahkan eksistensi bapak-bapaknya yang ada di NU.” (*)
Baca juga :Pemkab Barru Harap Muslimat NU Bantu Kembangkan Ekonomi Keluarga
//










