INIPASTI.COM, SOPPENG- Provinsi Sulawesi Selatan sangat terkenal dengan salah satu komoditi andalannya, yaitu kakao. Untuk itu, para petani diminta terus menambah pengetahuan sehingga produksinya bisa lebih unggul dibandingkan yang lain.
Wakil Gubernur Sulsel, Agus Arifin Nu’mang mengungkapkan, kakao merupakan komoditi unggulan di Sulawesi Selatan. Sehingga para petani harus menambah pengetahuannya terhadap kakao. Dengan cara ini, usaha mereka nantinya bisa berkembang dan produknya dilirik.
“Pengembangan usaha kakao yang baik akan menjadi sumber penghasilan utama masyarakat yang cukup menjanjikan,” kata Agus dalam rilisnya, Selasa (8/11) usai menghadiri Pelatihan Peningkatan Mutu Hasil Perkebunan pada Komoditi Kakao, di Grand Saota Hotel Kabupaten Soppeng.
Ia menambahkan, saat ini permintaan kakao di Indonesia memang sedang menurun disebabkan karena melemahnya ekonomi Eropa. Sehingga hal tersebut memengaruhi permintaan produksi kakao. “Dengan perbaikan terhadap tanaman kakao di Sulsel dapat meningkatkan daya saing,” ucapnya.
Agus menjelaskan, kakao dari Sulsel merupakan kakao yang sangat diminati oleh pasar dunia. Karena kakao asal Sulsel tidak mudah mencair, dibandingkan kakao yang berasal dari negara lain.
Bupati Soppeng, Andi Kaswadi Razak menuturkan, dengan adanya program dari Pemerintah Provinsi Sulsel untuk melatih para petani, akan sangat membantu dalam peningkatan kemampuan dan keterampilan petani dalam mengelola usaha taninya.
“Pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Soppeng, sangat bertumpu pada sektor pertanian sehingga perhatian yang diberikan sangat membantu petani,” kata Kaswadi.(*)
Baca juga : Dukung Program Kementan, PT SHS Kulon Progo Siapkan Benih Padi Unggul
//










