Pilgub DKI dan Pilkada 2018 Jadi Barometer Parpol Melaju di Pilpres 2019

Wakil ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulsel Fraksi Gerindra, Yusran Sofyan
Top Ad

INIPASTI.COM, MAKASSAR – Pemilihan Gubernur DKI Jakarta yang digelar 15 Februari, dinilai menjadi barometer bagi sejumlah partai politik untuk melaju di Pemilihan Presiden 2019 mendatang.

Salah satunya Gerindra yang mengusung pasangan nomor urut 3, Anis Baswedan-Sandiaga Uno menargetkan pasangan tersebut dapat memenangkan pertarungan di Pilgub. Sebab dengan barometer tersebut, Gerindra dapat mengusung Prabowo Subianto di Pilpres nanti.

Inline Ad

“Sekarang ini DPP masih konsentrasi pemenangan di Pilgub DKI karena ini menjadi barometer pemenangan Pilpres,” kata wakil ketua DPRD Sulsel, Yusran Sofyan saat ditemui diruangnya, Kamis (9/2).

Dengan alasan Pilgub DKI menurutnya adalah potret politik secara nasional. Sehingga kemenangan di Pilgub bisa berbuah kemenangan di Pilpres bagi partai Gerindra dengan calon presiden yang diusung.

Selain itu Pilkada 2018 di beberapa daerah di Indonesia termasuk Pilgub Sulsel juga dinilai sebagai langkah penguatan parpol untuk momentum Pilpres.” Pilkada yang lain kader tetap didorong dan ini langkah membawa Prabowo menjadi presiden,” ucapnya.

Tentu hal ini yang membuat sejumlah kader partai terutama anggota fraksi melakukan penggalangan dukungan kepada calon usungan di Pilgub DKI.” Anggota DPR RI semua membantu kemenangan untuk mendukung calon kita,” ungkap Yusran.

Bottom ad