Pilu Palu, Suami Tewas setelah Selamatkan Istri dan Anak

Ibu Tukah (34 thn) penjual Siomay, di Pantai Talise Palu, bersama kedua anaknya Silvi (13 thn) Aulia (9 tahun)

INIPASTI.COM, MAKASSAR- “Saya selamat dalam keadaan telanjang” tutur Ibu Tukah (34 thn) penjual Siomay, di Pantai Talise Palu, bersama kedua anaknya Silvi (13 thn) Aulia (9 tahun)

Acara ulang tahun Kota Palu yang mengusung “Taluna Moni” tahun lalu, ada peristiwa Hiu terdampar, dan tahun ini berupa gempa dahsyat dengan magnitudo 7,4.

“Saya masih sempat ditolong suami,” ujar ibu Tukah bersama dua orang anaknya, yang tengah duduk termenung di sudut Asrama Haji Sudiang tanpa sanak famili.

Baca Juga:  Wakil Dekan I Fekon Unismuh Palu Dr Rajindra Terbitkan Buku

Silvi dan ibunya ingin cepat kembali ke Kudus, dia sangat traumatis, tangan kirinya yang sobek sudah mendapatkan pelayanan dari tim kesehatan RS Palu.

Selama tiga tahun merantau di Palu dari Kudus,  traumatis dan tak mau lagi kembali ke Palu, terlebih suaminyanya Ahmad Bedjo dari Banyuangi tewas bersama dahsyatya gempa bumi.

Baca Juga:  Naas Dialami Volunteer Roki di Lombok Utara

Laporan Syakhruddin

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.