INIPASTI.COM, MAKASSAR – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PPP Kabupaten Gowa turut memperingati Hari Santri Nasional yang jatuh pada 22 Oktober ini. Berbagai macam kegiatan pun digelar. Salah satunya pembacaan Shalawat Nariyah yang dicanangkan Nahdlatul Ulama (NU) dalam gerakan ‘1 Miliar Shalawat Nariyah di Hari Santri Nasional’.
Selain pembacaan Shalawat Nariyah, PPP Gowa akan mengadakan Upacara Penaikan Bendera pada pagi hari. Untuk pembacaan Shalawat Nariyah akan dipusatkan di Pesantren NU Bahrul Ulum Kabupaten Gowa. Kegiatan ini dilakukan bersama dan serentak di seluruh Indonesia sesuai instruksi Pengurus Besar (PB) NU.
Wakil Sekretaris Bappilu DPC PPP Gowa Fathahuddin Lewa mengatakan, PPP Gowa akan berpartisipasi dalam menyemarakkan Hari Santri. Sebab menurut Dia, sejarah hadirnya PPP berangkat dari kehadiran para santri. Semangat ulama dan santri dalam menjadikan Indonesia sebagai negara demokrasi diwujudkan dengan mendirikan PPP dari beberapa fusi terutama NU.
“Dalam sejarah berdirinya PPP, adalah penggabungan empat fusi, yaitu Partai Nahdlatul Ulama, Parmusi, PSII, dan Syarekat Islam. Yang melebur menjadi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dengan Presiden Partai yang pertama adalah KH Idham Kholid yang juga Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama,” ungkap Fathahuddin saat menceritakan sejarah singkat berdirinya partai berlambang kakbah itu, Kamis (20/10).
Fathahuddin melanjutkan, sekarang PPP dengan Ketua Umum Romahurmuziy juga adalah seorang santri. Tentunya semangat seorang santri yaitu meneladani spiritualitas dan perjuangan para ulama terdahulu.
“Dulu mereka (ulama) memperjuangkan negara dari penjajah sampai mempertahankan keutuhan NKRI akan tetap menjadi salah satu visi dan misi PPP ke depan,” ungkapnya.(*)
Baca juga : Kolaborasi Muslimat NU Sulsel dan YKP2N Cegah Bahaya Narkoba
//










