INIPASTI.COM, MAKASSAR, – Ketua DPW PPP Sulsel, Muh. Aras membeberkan potensi dukungan partai Islam di Pileg 2019 mendatang. Hal ini diungkapkan saat Diskusi Publik yang digelar di Warkop Dottoro, Jalan Boulevard, Makassar, Selasa 13 November 2018.
Aras menjelaskan PPP sebagai salah satu partai bertua berbasis Islam sangat konsisten dengan azas partai. Bahkan partai berlambang Ka’bah ini konsisten memperjuangkan aspirasi yang sejalan dengan ideologi partai.
“PPP sangat nyata perjuangan. UU yang mengatur pesantren PPP jadi inisiator. UU KPK, UU Minuman keras,” kata Aras saat memulai pembahasan.
Selain itu, Ia mengatakan partainya saat telah merancang strategi khusus untuk menggaet pemilih milenial.
“Meski kami adalah partai berbasis Islam, tetapi PPP juga tidak luput terhadap pemilih milenial yang jumlahnya sangat banyak,” ujar Aras.
Aras menambahkan bahwa, Caleg PPP diberikan tugas tersendiri untuk menggarap kaula muda dalam Pileg tahun depan.
“Caleg PPP diwajibkan memiliki handphone, selain itu mereka juga harus punya akun media sosial, karena milenial banyak berinteraksi di dunia maya. Para pemilih anak muda ini harus didekati secara personal,” ungkap Aras.
Sementara, pengamat politik asal UIN Alauddin Makassar, Firdaus Muhammad mengatakan, tantangan bagi partai berbasis Islam cukup berat.
“Parliamentary threshold (PT) 4 persen itu, sebetulnya jadi jebakan bagi partai Islam untuk lolos ke Senayan,” kata Firdaus, saat diskusi Ngobrol Politik di Warkop Dottoro Selasa (13/11/2018).
“Dari survei yang sudah dirilis, partai-partai berpeluang lolos PT adalah PDIP, Golkar, PKB, Demokrat dan NasDem. Sementara partai Islam seperti PPP, PKS dan PBB berada di urutan buncit, ini menjadi tantangan untuk merancang strategi di Pileg,” tambah Firdaus.
(Muh. Seilessy)










