Presentasi Pariwisata dan Demonstrasi memasak Gado-Gado

Dharma Wanita Persatuan (DWP) KBRI Dar es Salaam menjadi Tuan Rumah Gathering Organisasi Diplomatic Spouse Group (DSG) dan Asian Mamas 13 Maret 2019

Pertemuan DSG ASIAN MAMAS

INIPASTI.COM, DAR ES SALAAM – Pada tanggal 13 Maret 2019, organisasi Dharma Wanita Persatuan KBRI Dar es Salaam menjadi tuan rumah pertemuan bulanan Diplomatic Spouse Group dan Komunitas Asian Mamas di Wisma RI di Dar es Salaam. Sebanyak 54 anggota DSG dan Asian Mamasa menghadiri gathering tersebut dan menikmati waktu bersama.

Ibu Duta Besar RI, Ibu Rospinde Pardede, serta pejabat dari DSG dan Asian Mamas menyampaikan sambutan dalam pembukaan pertemuan tersebut.

Dalam kegiatan ini, organisasi DWP dan Kedubes RI Dar es Salaam telah menyiapkan sejumlah agenda bagi para tamu agar dapat merasakan keramahtamahan khas Indonesia.

Sebagai bagian dari promosi dan pertukaran budaya, Pelaksana Fungsi Penerangan, Sosial, dan Budaya KBRI Dar es Salaam, Joan Radina Setiawan, telah menyampaikan presentasi singkat terkait destinasi wisata di Indonesia, khususnya 10 Destinasi Prioritas Baru: sebuah program Pemerintah RI untuk memperomosikan 10 destinasi wisata lain yang tengah mendapatkan percepatan pembangunan agar bisa menjadi tujuan wisata “Bali baru”. Para peserta sangat antusias mengikuti presentasi setelah mengetahui bahwa ada banyak tempat lain selain Bali di Indonesia yang dapat dikunjungi, serta mempertimbangkan tempat-tempat tersebut untuk menjadi tujuan liburan mereka selanjutnya.

Baca Juga:  #6 – Marko Milosevic (Slobodan Milosevic)

Selain itu, juga dilakukan demonstrasi memasak masakan Indonesia bagi para peserta, yaitu gado-gado dan kue mata, serta demonstrasi merangkai bunga oleh salah satu masyarakat Indonesia. Para peserta sangat menyukai makanan yang didemonstrasikan dan meminta resep detail. Beberapa peserta secara khusus menyukai gado-gado karena dapat menjadi alternative makanan yang lezat bagi para vegetarian atau bagi yang tengah menjalani program diet. Selain itu sejumlah peserta juga meminta agar bisa mendapatkan tempe, makanan Indonesia yang tengah meningkat popularitasnya bagi para vegetarian dunia.

Baca Juga:  #12 – Pelabuhan Maunsell (Inggris, Britania Raya)

Kegiatan ini ditutup dengan makan siang dengan makanan khas Indonesia yang telah disiapkan, antara lain rendang, sate ayam, ikan bumbu kuning, dan sejumlah camilan seperti kue lumpur dan kue mata.

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.