INIPASTI.COM, GOWA – Stok produksi jagung Kabupaten Gowa telah melebihi sasaran produksi jagung dari Provinsi Sulawesi Selatan. Dalam empat tahun terakhir ini Gowa bisa menghasilkan 241.778 ton jagung. Capaian tersebut diuraikan oleh Wakil Bupati Gowa, Abd Rauf Malaggani saat menggelar tanam jagung bersama di Desa Romang Lompoa, Kec Bontomarannu. Rabu (2/11).
“Rata-rata selama empat tahun terakhir, produksi jagung Gowa mencapai 241.778 ton atau 13,4 % dari sasaran produksi jagung Sulsel 1.8 juta ton,” urai Wakil Bupati yang akrab disapa Karaeng Kio tersebut dalam sambutannya.
Bahkan menurutnya, potensi ini masih dapat dikembangkan dengan lahan sekitar 50.000 ha. Dimana selama ini, katanya, lahan yang dimanfaatkan setiap tahunnya baru sekitar 42.000 ha. Wabup Gowa ini mengatakan, program pemerintah pusat harus selalu direspon cepat untuk peningkatan produksi dan pendapatan petani. Pasalnya, besarnya perhatian di sektor pertanian karena penyumbang PDRB terbesar dari sektor mata pencaharian mayoritas adalah sebagai petani.
Sedangkan, Kapolres Gowa AKBP Ivan Setiadi yang juga ikut dalam kegiatan tersebut, dalam sambutannya menjelaskan kesiapan anggotanya dalam menyukseskan program ini. “Kami kepolisian ikut ambil bagian dalam program nasional ketahanan pangan. Untuk menyukseskan kegiatan ini kami sudah membentuk tim yang diketuai Wakapolres Gowa,” jelas Ivan.
Untuk kegiatan tanam jagung ini sendiri menandakan Gowa terus bergerak merealisasikan gerakan swasembada pangan yang dicanangkan oleh pemerintah pusat. Tanam jagung bersama ini sekaligus yang menjadi simbol dimulainya masa tanam. Adapun jagung yang ditanam merupakan jagung hibrida yang bantuan dari Dinas Pertanian Provinsi Sulsel dan dalam pelaksanaan di lapangan bekerjasama dengan Polda Sulsel melalui anggaran APBN-P tahun 2016.
Secara keseluruhan program penanaman jagung hibrida berlangsung di delapan kecamatan di Gowa meliputi; Bontomarannu, Pattalassang, Manuju, Tompobulu, Biringbulu, Bungaya, Botolempangan, dan Tombolopao. Luas lahan yang akan ditanami sebesar 15.000 ha dengan bantuan benih 225.000 kg. Sedangkan untuk lahan khusus seluas 6.635 Ha dengan bantuan benih 99.525 kg.
Jagung hibrida yang ditanam dengan lima macam varietas yaitu; bisi, pioner, bima pertiwi, nusantara. Direncanakan panen akan berlangsung akhir bulan Februari 2017.
Selain Wakil Bupati Gowa, Abd Rauf Malaggani dan Kapolres Gowa AKBP Ivan Setiadi, hadir juga pada kegiatan ini Dandim Gowa, Letkol Inf Willy Brodus Yos Rohadi dan Kadis Pertanian, H Zulkarnain secara langsung menanam jagung di areal pertanian.
Baca juga :Taktik Ekspor Bunga ala Gowa
//










