INIPASTI.COM, MAKASSAR- Tanaman kedelai, jagung maupun padi merupakan tiga komoditas utama Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sulsel. Khusus untuk tanaman kedelai, melihat pertumbuhannya mulai dari 2008 – 2016 ton biji kering mengalami peningkatan rata-rata 12,37 persen.
Hanya saja mengalami penurunan produksi tahun 2015 ke 2016. Produksi kadelai 2015 mencapai 67.192 ton biji kering. Ini diperoleh dengan luas panen 38,04 ribu hekter dan tingkat produktivitasnya 17,67 kuintal per hektar. Sementara produksi tahun 2016 hanya mencapai 62.054 ton. Dibandingkan tahun sebelumnya turun hingga 7.65 persen.
Membandingkan produksi tahun 2014 dan 2015 menunjukkan bahwa produksi kedelai di Sulawesi Selatan mengalami peningkatan sebesar 12,47 ribu ton biji kering atau naik sebesar 22,78 persen.
Peningkatan produksi kedelai disebabkan oleh bertambahnya luas panen sebesar 1,65 ribu ton atau naik 4,52 persen dan juga meningkatnya tingkat produktivitas sebesar 2,63 kuintal per hektar (naik 17,50 persen) dan produksi biji kering Januari – Desember (2014-2015) naik sampai 22,78 persen.
Data Produksi Kedelai di Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sulsel 200 8 – 2016. Tahun 2008 = 29.128 ton, 2009 = 41.278 ton, 2010 = 35.710 ton, 2011 = 33.716 ton, 2012 = 29.938 ton, 2013 = 45.693 ton, 2014 = 54.606 ton, 2015 = 67.192 ton dan 2016 = 62.054 ton. (nasrullah)










