Program Generasi Emas Prabowo-Sandi Dikritik Kubu Jokowi-Ma’ruf

Pengurus DPP PSI, Andi Saiful Haq

INIPASTI.COM, MAKASSAR, – Program Gerakan Emak-emak dan Bayi Minum Susu atau Generasi Emas yang diluncurkan Tim Pemenangan Prabowo-Sandi dikritik oleh kubu Jokowi-Ma’ruf.

Melalui tim pemenangan Jokowi-Ma’ruf, Andi Saiful Haq menyatakan Selain terlalu menyederhanakan masalah, Tim Prabowo-Sandi sedang berupaya memanipulasi angka Bayi Stunting yang menurut mereka cukup tinggi. Padahal sejak 2013 angka tersebut jauh menurun, dari 37% menjadi 30,5% di tahun 2018.

Mengenai penyebab masih terdapatnya angka bayi kekurangan gizi, politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) ini mengatakan Persoalan angka bayi kekurangan gizi itu kompleks, pemerintahan Jokowi sudah menempuh berbagai cara diantaranya memberikan Program Nutrisi Tambahan secara nasional.

Baca Juga:  SMRC Unggulkan Jokowi-Ma'ruf, NasDem: Jangan Lengah, Pilpres Sisa 5 Bulan

Namun, kata dia, persoalan ini lebih banyak karena masalah akses terhadap sarana kesehatan. Juga karena soal pengetahuan orang tua terhadap tanda-tanda bayi kekurangan gizi mempengaruhi pencegahan tersebut.

Karenanya pemerintahan Jokowi terus bekerja membuka wilayah-wilayah yang sulit diakses, membuka akses kepada sarana prasarana kesehatan, mendorong tenaga kesehatan untuk bertugas di daerah terpencil sambil terus menunjukkan keberpihakan dengan menaikkan anggaran untuk perlindungan sosial, kesehatan dan pendidikan.

Mengenai gerakan minum susu yang dicanangkan oleh Tim Prabowo-Sandi juga menjadi sorotan Caleg DPR RI Dapil Sulsel 1 ini.

“Minum susu itu penting, namun kita negara maritim yang kaya sumber protein. Selain susu yang harganya mahal juga punya potensi intoleransi laktosa berupa alergi pada bayi dan orang tertentu, kita punya Ikan yang kandungan protein dan omeganya melebihi kandungan pada susu,” ujarnya.

Baca Juga:  Resmi Daftar Tim Kampanye ke KPU, KIK Didominasi Kepala Daerah di Sulsel

“Jadi Ibu-ibu sebaiknya mendahulukan program pemberian ASI eksklusif sebelum berpikir untuk memberi susu kemasan. Selain itu gerakan makan ikan juga harus didorong, seperti kata penyanyi Bimbo Laut dan jala cukup menghidupimu,” sambung Saiful.

(Muh. Seilessy)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.