INIPASTI.COM, MAKASSAR – Dangke merupakan salah satu makanan yang wajib di cicipi ketika berkunjung ke Kabupaten Enrekang. Secara perlahan olahan panganan inipun mulai dilirik untuk kembangkan.
Pengembangan dalam bentuk olahan produk makanan ringan, yaitu kripik “Dangke”, menjadi salah satu program pengembangan Program Pengembangan Produk Unggulan Daerah ( PPPUD )
Program yang dikembangkan oleh Universitas Bosowa, ditujukan kepada desa mitra usaha, kegiatan ini diharapkan akan memberikan pengetahuan dan ketrampilan dalam pengelolaan usaha yang berpengaruh pada penghasilan mitra dapat meningkat.
Hal tersebut diungkap salah satu tim dosen Unibos, Muh Natsir Abduh, yang menyebut fokus utama pelaksanaan kegiatan ini yaitu meningkatnya pola pikir dan pengetahuan mitra dalam mengelola usahanya secara berkelanjutan.
“Program ditujukan kepada kelompok mitra usaha kripik dangke dalam konsep meningkatkan usaha agar pihak pemerintah setempat juga dapat lebih memberikan perhatian yang besar kepada mitra dalam menjalankan kegiatan usahanya”, katanya.
Beberapa proses kegiatan yang dilakukan dalam program ini termasuk pengolahan produksi seperti pengolahan kemasan. Selain itu juga dilakukan pendampingan (pelatihan) keterampilan tentang proses pembuatan kripik. Luaran berupa kemasan yang yang menarik untuk setiap jenis produknya.
“Disini kami juga melihat rendahnya inovasi produksi. Dimana jenis produk belum bervariatif, terdiri dari satu jenis atau satu rasa saja pada keripik dangke. Olehnya itu melalui pendampingan (pelatihan) keterampilan tentang cara perbanyak variasi produk ini lakukan agar tersedianya pilihan konsumen lebih banyak sesuai selera”

Ia pun menambahkan, dalam program ini pihaknya juga fokus pada pengelolaan manajemen. Kami melihat pemasaran belum maksimal, sehingga pendampingan dilakukan dalam perluas pasar, melalui on-line dan super market, untuk meningkatkan produksi dan penjualan”, tambah Muh Natsir Abduh
Salah satu perwakilan masyarakat mitra program , Abdul Rahman menuturkan “kami berharap dengan adanya program ini rekan-rekan mitra usaha lebih termotivasi dapat mengelola usaha yang lebih professional”, katanya.
(Resti Setiawati)










