Proyek Kereta Api Trans Sulawesi Banjir Investor

Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi (Foto/Istimewa)
Top Ad

INIPASTI.COM, MAKASSAR – Kementerian Perhubungan RI mencatat proyek pengerjaan jalur Kereta Api Trans Sulawesi tahap pertama Makassar-Parepare, paling banyak diminati oleh investor.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyebutkan sampai saat ini ada 16 perusahaan yang tertarik mengerjakan proyek rel kereta api Trans Sulawesi rute Makassar-Parepare. Rute itu membentang 144 kilometer dengan nilai investasi Rp1,3 triliun.
Menurutnya, saat ini Kementerian Perhubungan masih membuka lelang Kerja Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) untuk proyek tersebut. Investor yang tertarik, disebut berasal dari dalam maupun luar negeri.

“Lelang KPBU memungkinkan investor bukan dari dalam negeri saja. Saya sarankan kerja sama dengan investor, agar kita bisa lebih mendapatkan manfaat,” kata Menteri Budi usai berbicara pada kuliah umum di Universitas Hasanuddin Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (19/4/2018)

Baca Juga:  SYL Berbagi Cerita Dengan Menteri Budi Karya

Namun, Ia tak menyebutkan apa saja nama investor yang tertarik dengan proyek KA Trans Sulawesi. Dan berharap masalah pendanaan ini bisa segera rampung sehingga proyek dapat cepat selesai.

Seperti diketahui proyek rel kereta api Trans Sulawesi rencananya menghubungkan Makassar di Sulsel dengan Manado, Sulawesi Utara. Pada tahap pertama, diutamakan pengerjaan rute Makassar-Parepare di Sulsel. Saat ini pengerjaan berfokus di sekitar Kabupaten Barru. “Tahun ini kita selesaikan 44 kilometer,” ujar Budi.

Sebelumnya Budi mengharapkan rute Makassar-Parepare bisa beroperasi optimal pada tahun 2019. Untuk tahap awal kereta bisa dimanfaatkan untuk mengangkut barang logistik. Sedangkan fungsi mengangkut penumpang akan menyusul belakangan

Baca Juga:  Harapan Syahrul Saat Soft Launching Masjid 99 Kubah

Seperti diketahui, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) tengah membangun jalur kereta api Makassar-Parepare sepanjang 145 kilometer (km). Jalur Barru-Palanro ditarget rampung pada Oktober mendatang.

Untuk mempercepat pembangunan jalur kereta api, maka pemerintah menawarkan kepada pihak swasta. Sejauh ini dari hasil penawarannya, cukup banyak investor yang telah menyatakan minat untuk melanjutkan pembangunan jalur kereta Trans Sulawesi tersebut.

Seperti yang dikutip dari, liputan6.com beberapa investor yang tertarik masuk berasal dari dalam negeri salah satunya Bosowa Group, Sedangkan dari luar negeri, salah satunya perusahaan asal Korea Selatan.

(Iin Nurfahraeni)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.