MAKASSAR – Anak Indonesia masih banyak membutuh pengawasan lebih dari orangtua, namun masih banyak yang kurang peduli dengan anaknya. Kurang kepedulian menyebabkan pengawasan menjadi rendah yang disebabkan faktor ekonomi dalam keluarga.
Hal itu dikatakan psikolog anak Fauziah Zulfitri, saat ditemui inipasti.com usai Talkshow mengenai kekerasan terhadap anak. Talkshow ini dilaksanakan dalam rangka hari anak oleh Kementerian Sosial Republik Indonesia yang mengambil tema “Kenali, pahami, dan lindungi,” di atrium Trans Studio, Selasa (26/07).
Fauziah menjelaskan bahwa faktor terjadinya kasus begal, narkoba dan hal-hal yang berbau negatif adalah kurangnya pengawasan dari orang tua dan faktor ekonomi, sehingga mereka melakukan hal negatif dan kriminal.
“Karena itu, mereka harus dibina, dididik secara baik oleh Dinas Sosial agar mereka menemukan hal yang positif dan tidak melakukan hal yang negatif,” ujar Fauziah.
Karena itu, kata dia, sasarannya kepada pemerintah adalah bagaimana menciptakan lingkungan yang membuat orang bisa berdaya guna. “Bukan sekadar disuapi uang, tapi memberdayakan anak-anak muda. Bagaimana caranya memberdayakan anak muda kalau mereka punya lingkungan dan keluarga yang tidak kondusif,” tandasnya.










