Rangga Sosialisasi Perda Percepatan Pembangunan Desa di Takalar

INIPASTI.COM, MAKASSAR, — Anggota DPRD Sulsel dari Fraksi Golkar, Fahruddin Rangga kembali melaksanakan kegiatan Penyebarluasan Produk Hukum Daerah terkait Peraturan Daerah Nomor 9 Tahun 2019 tentang Fasilitasi Percepatan Pembangunan Perdesaan di Desa Bontokassi Kecamatan Galesong Selatan Kabupaten Takalar, Sabtu 12 September 2020.

Inline Ad

Peserta yang hadir dalam pelaksanaan kegiatan tersebut berasal dari beberapa desa yang ada di wilayah dan di bagi dalam dua sesi karena tetap mengikuti protokol kesehatan masa pandemi covid-19.

Sesi pertama di hadiri 90 jumlah peserta sedangkan sesi kedua dihadiri 102 peserta sehingga keseluruhan peserta yang hadir sebanyak 192 orang.

Dalam pelaksanaannya peserta yang hadir begitu bersemangat dan antusias mengikuti penjelasan dari narasumber mantan Bupati Takalar Burhanuddin Baharuddin yang cukup dekat dengan masyarakat.

Rangga begitu sapaan akrab Fahruddin Rangga sebagai pembicara awal memberikan penjelasan secara umum tentang maksud dan tujuan dari perda nomor 9 tahun 2019 ini digagas, karena desa adalah bagian pemerintahan terdepan yang harus mendapat perhatian dalam menyelenggarakan pemerintahan dan pembangunan sehingga dibutuhkan sebuah regulasi dalam memfasilitasi percepatan pembangunan.

Baca Juga:  Vaksin Covid-19 Serentak, Ketua DPRD Jaga Kondisi Tubuh

“Oleh karena nya kami berharap keberadaan perda ini akan semakin memberi peluang dan kesempatan percepatan pembangunan dan menggali setiap potensi yang adalah di wilayah pedesaan, yang tentu saja akan berimplikasi pada percepatan peningkatan perekonomian desa,” kata Rangga.

Lebih lanjut, Rangga memberi harapan dan dorongan kepada semua peserta yang hadir dalam kegiatan ini untuk menjadi mendiator utama. Untuk menyampaikan kepada masyarakat lain yang tidak berkesempatan hadir untuk disampaikan tentang pentingnya maksud dan tujuan dari perda ini dibuat, sehingga dengan demikian masyarakat luas akan lebih cepat memahami dan mengetahui keberpihakan peraturan daerah ini.

Sementara itu, mantan Bupati Takalar Burhanuddin Baharuddin yang memahami sistem tata kelola pemerintahan menjadi narasumber pertama dan banyak memberikan tips pengalaman mengelola pemerintahan dan bagaimana seharusnya masyarakat dan desa ditempatkan menjadi bagian dari satu sistem pemerintahan di kabupaten serta secara detail mengulas dan memberikan penjelasan terkait isi perda ini.

Baca Juga:  Pemprov Sulsel Target Pertumbuhan Ekonomi 6.1 Persen, Dewan Minta Realistis

“Bahwa perda ini dibuat sesungguhnya salah satu bentuk keseriusan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan untuk mendorong percepatan pembangunan dan meningkatkan tarap hidup masyarakat pedesaan yang ada di wilayah Provinsi Sulawesi Selatan karena menjadi bagian penting dalam menata proses pembangunan,” katanya.

Oleh karena itu, lanjut Burhanuddin seluruh elemen masyarakat harus merespon dan dapat membantu pemerintah secara sadar dan bijak untuk turut mensosialisasikannya.

Ditempat yang sama, mantan Kepala Puskesmas di Takalar Abd. Rahman, SKM. M. Kes yang juga menjadi narasumber menyampaikan secara rinci cara pengendalian dan penanganan penyebaran virus covid 19 dengan berharap agar masyarakat dapat meningkatkan rasa waspada dan kesadaran diri tetap menjalankan protokol kesehatan secara baik guna memotong dan menghambat penyebaran virus covid 19 ini.

Baca Juga:  Pimpinan DPRD Sulsel Bahas Penanganan Covid dengan Calon Jenderal

(Muh. Seilessy)

(Visited 1 times, 1 visits today)
Bottom ad

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.