INIPASTI.COM, TAKALAR – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terus berupaya menumbuhkan laju perekonomian. Salah satu cara dengan merangsang minat pelaku UMKM dalam mengakses kredit modal usaha. Pemerintah pun melaunching Gerakan Fasilitasi Akses Kredit 3 x 1.000 UMKM Binaan Pemerintah Daerah.
Kegiatan yang berlangsung di Pelabuhan Pelelangan Ikan (PPI) Beba, Kecamatan Galesong Utara, Kabupaten Takalar ini menggandeng Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan pihak perbankan.
Pemprov memfasilitasi penyaluran kredit sebesar Rp 2,18 triliun kepada 3. 158 Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) potensial di Sulsel.
Kepala OJK Regional VI Sulawesi Maluku dan Papua, Bambang Kiswono menjelaskan, Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) yang beranggotakan Biro Bina Perekonomian Sulse, OJK, Bank Indonesia, serta lima Bank penyalur KUR memberikan kemudaha pada pelaku UMKM terutama untuk sektor pertanian dan perikanan.
“Mereka dipilih berdasarkan hasil rekomendasi yang dikeluarkan Pemerintah Daerah, terutama mereka yang belum mendapat kredit dari bank,” kata Bambang, Kamis(10/11).
Ia menyebutkan, dari kredit yang dikucurkan ini sebanyak 85,8 persen ini didominisasi pertanian, perkebunan, perikanan, dan perternakan. Sedangkan 14,2 persen untuk industri perdagangan dan jasa.
“Kami memang memfokuskan pemberian akses keuangan pada masyarakat terutama pertanian dan perikananan. Ini disebabkan potensi kredit perbankan cukup besar. Namun masih minim, hanya sekitar 2,92 persen dari total kredit perbankan yang ada,” ungkapnya.
Bambang menambahkan, TPAKD selalu berupaya agar akses keuangan di masyarakat dapat lebih dilirik lagi, terutama mereka yang ingin berusaha.
Sementara itu, Kepala Biro Bina Ekonomi Setda Provinsi Sulsel, Sukarniaty Kondolele berharap, masyarakat pelaku usaha terutama di dua sektor yaitu pertanian dan nelayan di Sulsel dapat lebih hidup.
“Dengan kemudahan mengakses keuangan, kami menginginkan mereka dapat menjaga produksi masing-masing, dengan begini harga juga dapat terjaga dan inflasi juga dapat dikendalikan,” ujarnya.
Pada Launching Gerakan Fasilitasi Akses Kredit 3 x 1.000, Gubernur Sulsel menyerahkan secara simbolis beberapa bantuan kepada pelaku usaha nelayan. Seperti Kredit Modal Kerja, Kredit Usaha Rakyat, dan Kredit Pengadaan Perahu Motor Nelayan. Nominalnya pun bervariasi, dari Rp 25 juta hingga Rp 500 juta.(*)
Baca juga : UMKM Sulsel Butuh Strategi Tembus Pasar Internasional
//










