INIPASTI.COM, MAKASSAR – Universitas Terbuka (UT) Makassar menggelar Orientasi Studi Mahasiswa Baru (OSMB) dirangkaikan dengan Pelatihan Keterampilan Belajar Jarak Jauh (PKBJJ) khusus bagi mahasiswa asal Kabupaten Maros, Sabtu–Ahad (12–13) September 2025 di Kantor UT Makassar.
Sekitar 300-an mahasiswa baru Maros ikut ambil bagian dari total lebih dari seribu mahasiswa UT di kabupaten tersebut. Umumnya adalah mahasiswa murni milineal,gen z dan sebagian mereka sudah bekerja sebagai ASN, swasta,wirausaha dan lainnya.
Menurut Prof Rahman, kegiatan ini menjadi bekal penting bagi mahasiswa baru untuk memahami sistem belajar jarak jauh dan strategi menyelesaikan studi tepat waktu.
PKBJJ menjadi salah satu agenda penting bagi mahasiswa baru, karena membekali mereka keterampilan dasar yang diperlukan untuk sukses menempuh pendidikan dengan sistem belajar jarak jauh.
Melalui pelatihan ini, mahasiswa diperkenalkan pada karakteristik belajar mandiri, cara mengatur waktu secara efektif, serta penggunaan berbagai sumber belajar UT seperti modul cetak, video tutorial, hingga layanan Tutorial Online (TUTON) dan Tutorial Tatap Muka (TTM).
Direktur UT Makassar, Prof. Abdul Rahman Rahim, saat membuka kegiatan ini menegaskan bahwa PKBJJ membantu mahasiswa baru memahami peran mereka dalam proses belajar sehingga dapat menyelesaikan studi tepat waktu.
“Mahasiswa yang mengikuti PKBJJ akan lebih siap menghadapi tantangan belajar jarak jauh dan memanfaatkan layanan UT secara optimal. Dengan begitu, risiko putus studi dapat diminimalkan,” ujarnya.
Direktur UT Makassar, Prof. Abdul Rahman Rahim, dalam kesempatan ini memberikan ucapan selamat datang kepada 3.000-an mahasiswa baru UT Makassar Tahun 2025.1 dan juga selamat bergaung kepada 11.539 mahasiswa UT Makassar serta kepada 760 ribu mahasiswa UT baik dalam negeri maupun luar negeri.
Prof Rahman menegaskan kembali bahwa UT adalah perguruan tinggi negeri berbadan hukum yang lahir dari hasil keputusan presiden tahun 1984 untuk memberi kesempatan pendidikan tinggi bagi semua warga negara, kapan pun dan di mana pun.
“Belajar di UT butuh kemandirian dan disiplin waktu. Tapi mahasiswa tidak sendiri, karena UT akan selalu mendampingi mahasiswa dalam proses layanan akademik. Ada Sentra Layanan (Salut) yang siap membantu kapan saja,” tegas Prof. Rahman.
Ia juga mengajak mahasiswa baru untuk memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin agar bisa lulus tepat waktu.
Terkait dengan penerimaan mahasiswa baru untuk program S2 dan S3, Prof. Rahman menginformasikan bahwa pendaftaran program S2 dan S3 UT masih berlangsung. Tapi khusus untuk program S1 baru akan kembali dibuka pada November mendatang.
Bupati Maros yang diwakili Kepala KPSDM Maros, A. Sri Wahyuni A. Buchaerah, SP, M.Si, turut hadir memberi motivasi. Ia mengapresiasi UT sebagai kampus yang memberi kesempatan luas bagi masyarakat Maros untuk melanjutkan kuliah tanpa harus meninggalkan pekerjaan.










