INIPASTI.COM, MAKASSAR-Ulang tahun ke 54, Rektor Unismuh Makassar, Dr H Abdul Rahman Rahim, SE,MM hanya diperingati secara sederhana di Lantai 17 Gedung Iqra Kampus Unismuh, Jumat 25 Agustus 2017. Terdapat satu tempat nasi tumpeng yang dihiasi dan kue tradisional khas Bugis-Makassar.
Tidak banyak pejabat kampus yang mengetahui kalau Jumat 25 Agustus adalah bertepatan dengan hari ulang tahun Rahman Rahim yang ke54. Tidak ada satupun wakil rektor maupun dekan yang sempat hadir.
Ultah Rektor Rahman Rahim, hanya dihadiri Direktur Aksi Drs. Arfah Bas’ah, Direktur SDK Dr. Ruliaty, MM, Direktur Humas Dr. Mahmud Nuhung MA, Kepala Kantor Kas Cabang Unismuh Bank Syariah Mandiri (BSM), Mirasni dan beserta staf rektorat.
Di acara ulang tahun yang ke 54, Rahman Rahim tampak senang dan bahagia. Dia bersyukur kepada Allah SWT kerena di usianya yang ke 54 masih tetap diberikan kesehatan dan kekuatan untuk tetap selalu melakukan kebaikan-kebaikan, baik kepada diri sendiri maupun kepada sesama.
Dia juga merasa bahagia karena di ulang tahunnya yang ke 54 ini dihadiri oleh sahabatnya Dr H Mahmud Nuhung. Bagi rektor, Mahmud Nuhung ini adalah sahabat yang mulai dikenalnya sejak era tahun 1980-an di organisasi angkatan muda Muhammadiyah.
Ada hal yang menarik yang patut dicontoh oleh kita dalam kehidupan Rahman Rahim baik sebagai pribadi maupun sebagai rektor, yaitu dalam setiap kesempatan atau waktu selalu dimanfaatkan untuk kegiatan-kegiatan kebaikan. Apakah itu untuk dirinya maupun kepada sesama.
Selain itu tidak pernah menunda-nunda pekerjaan atau kesempatan yang ada. Kerena dia berprinsif, waktu itu tidak pernah kembali atau kesempatan tidak pernah datang dua kali. Makanya kalau ada perkerjaan atau kesempatan tidak pernah ditunda, karena tidak ingin menyesal dibelakang hari.
Begitu halnya saat ini sebagai rektor, dalam filosopi hidupnya adalah bekerja keras hanya untuk mencari Ridho dari Allah SWT. Dikatakan rektor, pekerjaan atau jabatan yang diemban saat ini, pada saatnya akan berhenti dan tidak akan kembali.
Selain itu dalam perjalanan panjang kehidupan Rahman Rahim hingga saat ini yang sudah menjabat sebagai rektor banyak mengambil pengalaman hidup dari sosok KH Djamaluddin Amin. Baginya KH Djamaluddin Amin sosok yang patut dicontoh terutama ketulusan, kesungguhan dan kesabaran yang dimilikinya serta selalu berfikir fisioner. Karena dia ulama maka menggunakan dekatan agama.
Selain KH Djamaluddin Amin, sosok yang juga sangat dikaguminya adalah orang tuanya sendiri (bapaknya). Orang tuanya selalu mengajarkan ketulusan dan kesabaran dalam bekerja. Karenanya didalam memimpin Unismuh dan dua perusahaan yang dikelolanya saat ini menganut prinsif ketulusan dan kejujuran dalam bekerja.(nasrullah)










