INIPASTI.COM, MAKASSAR – Silariang Cinta (Tak) di Restui merupakan sebuah film yang diangkat dari kisah nyata adat istiadat Bugis.
Kisah tentang ketulusan cinta sepasang anak manusia yang terhalang restu dari kedua belah pihak keluarga.
Keterbukaan perasaan, tapi terhalang oleh perasaan yang lain, Cinta sejati yang terhalang oleh Budaya dan adat istiadat.
Silariang Cinta (tak) di Restui’ mengisahkan pasang surut hubungan dua anak manusia yang berani menentang Budaya dan Adat Istiadat rumpun mereka, yaitu Yusuf (Bisma Kharisma) dan Zulaikha (Andania Suri).
Yusuf seorang Jurnalis yang berasal dari keluarga tajir melintir menjalin kisah cinta dengan Zulaikha, seorang gadis berpendidikan yang berasal dari garis keturunan ‘Andi’ (Bangsawan) yang tersohor.
Hubungan kedua sangat dekat hingga Yusuf berani melamar Zulaikha meski tau hubungan mereka tidak akan di restui oleh keluarga mereka. Keluarga Yusuf datang melamar Zulaikha di kediamannya namun di tolak oleh keluarga Zulaikha yakni Puang Ridwan (Sese Lawang) yang kini menjadi wali Zulaikha setelah ayahnya meninggal.
Silariang merupakan Siri’ (malu) yang harus di bayar dengan nyawa. Namun film ini memperlihatkan kebijakan orang tua terhadap pilihan anak-anaknya meski bertentangan keras dengan Budaya dan adat istiadat. Cinta yang tulus bisa memperbaiki semuanya. Film ini layak untuk di tonton dari semua kalangan.
Silariang Cinta (Tak) di Restui’ disutradarai oleh Wisnu Adi, salah seorang sutradara film Indonesia yang dikenal seringkali mampu memadukan unsur kualitas dengan nilai jual komersial pada setiap karyanya.
Dibintangi oleh Bisma Kharisma sebagai Yusuf, Andania Suri sebagai Zulaikha,Dewi Irawan sebagai Puang Rabiah Ibunda Zulaikha, Cipta Perdana sebagai Zulfi kakak Zulaikha,Sese Lawing sebagai Puang Ridwan Paman Zulaikha, dan Muhary Wahyu Nurba sebagai Dirham ayah Yusuf.
Judul Film : -Silariang- Cinta (tak) Direstui
Sutradara : Wisnu Adi
Sutradara Pendamping : Kunu Nugroho
Penulis Naskah : Oka Aurora
Produser : Ichwan Persada
Produser Pelaksana : Indry Ramli
Eksekutif Produser : Huri Ali Hasan, Prisilla Puspita Sari
Pemeran :
Bisma Kharisma sebagai Yusuf Andania Suri sebagai Zulaikha
Dewi Irawan sebagai Rubiah (Ibu Zulaikha)
Cipta Perdana sebagai Zulfi (Kakak Zulaikha), Muhary Wahyu Nurba sebagai Dirham (Ayah Yusuf)
Fhail Firmansyah sebagai Akbar
Sese Lawang sebagai Puang Ridwan (Paman Zulaikha)
Nurlaela M. Ipa sebagai Bidan Dira (istri Akbar)
Penata Musik : Nadya Fatira
Penata Suara : Yarri BS, Hadrianus Eko
Penata Rias & Busana : Yulistiowati
Pengarah Peran : Luna Vidya
Penata Kamera : Yoyok Budi Santoso
Penata Artistik : Ezra Tampubolon
Penyunting Gambar : Waluyo Ichwandiardono
Studio : XXI
Distributor : Inipasti Communika
Tanggal Rilis Resmi : 18 Januari 2018
Durasi : 95 menit
Negara : Indonesia
Bahasa : Indonesia – Bugis Makassar
Produksi : Indonesia Sinema
Persada
(Reni Juliani)










