Penulis:
Muhammad Tri Ade Saputra
Mahasiswa FDK UIN Alauddin Makassar
Melaporkan dari Mambi Sulawesi Barat
Jalan poros Mambi-Polman Sulawesi Barat telah bertahun-tahun mengalami kerusakan sangat parah dan menyedihkan kondisinya. Badan jalan di musim hujan laksana kubangan kerbau penuh lumpur.
Pengemudi kendaraan pribadi dan umum yang senantiasa melintas di jalan poros itu sudah mengeluh tetapi aspirasi mereka itu sepertinya sudah tidak ada lagi yang mendengar terutama pihak eksekutif dan legislatif.
Pemandangan Kamis siang 14 Juli 2016, kendaraan roda empat terjebak di tengah jalan dengan lumpur cukup tinggi, penumpang dengan menggendong anak-anaknya harus turun dari mobil mencari lokasi aman sambil menunggu mobil keluar dari jebakan lumpur.
Salah seorang warga Mambi, Bahrun mengatakan jalan poros di Mambi menuju Mamuju sangat menyedihkan. Jarak yang harus di tempuh sangat jauh walau jarak sangat dekat pengendara lama di jalan karena jalan yang tidak bagus, katanya.
Warga masyarakat lainnya, Abd. Sabar SPdI solusi harus ditempuh pemerintah kabupaten Mamasa melalukan perbaikan jalan harus skala perioritas. Kedua menata selokan dan drainase.
Selama ini akibat drainase tidak diperhatikan akibatnya badan jalan menjadi jalanan air di musim hujan. Badan jalan menjadi lahan sawah yang siap ditanam pagi.
Jajaran pemerintah Kabupaten Mamasa harus memperhatikan jalan dan jembatan serta drainase dan selokana sepanjang jalan itu, agar berjalan normal. Sisi lain juga harus dilakuka reboisasi mencegah longsor katanya.










