INIPASTI.COM, MAKASSAR – Aksi para penyandang cacat atau disabilitas pada Hari Disabilitas Internasional 3 November kemarin mengundang decak kagum dari orang-orang yang menyaksikannya. Tak terkecuali Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Makassar, Indira Jusuf Ismail yang juga hadir dalam gelaran yang dilaksanakan di Tribun Lapangan Karebosi tersebut.
“Luar biasa, walaupun mereka punya keterbatasan tetapi karena dilatih dan dididik, talenta-talenta mereka bisa lahir. Buktinya, yang menari kemarin itu adalah tunarungu tetapi gerakan mereka bisa seirama dengan musik yang mengiringi. Kita akan pikirkan nanti, kita akan buatkan program khusus buat mereka,” jelasnya saat dimintai pendapat akan penampilan 7 penyandang cacat tersebut, Minggu (4/12/2016).
Alasan yang paling mendasar bagi Indira adalah penyandang disabilitas ini memiliki keterbatasan fisik yang harus menjadi perhatian khusus pemerintah. Ia pun mengaku akan memikirkan untuk bekerja sama dengan pihak-pihak terkait untuk memfasilitasi mereka. Karena menurutnya, melatih dan mendidik para penyandang disabilitas tersebut bukanlah hal mudah, akan tetapi membutuhkan teknik tersendiri.
Istri Wali Kota Makassar ini juga memberikan pesan kepada seluruh ibu di Makassar, terutama bagi yang mempunyai anak yang cacat untuk memberi perhatian lebih kepada anak-anaknya. Karena ia menganggap, ibu adalah sosok yang paling dekat dengan seorang anak yang bisa membangkitkan semangat hidup mereka walaupun dengan keterbatasan yang dimiliki.
Indira mengatakan, seorang ibu yang memiliki anak penyandang disabilitas harus cerdas dan harus terus belajar cara mendidik. Karena menurutnya, mendidik anak yang normal saja punya banyak tantangan, apalagi anak-anak yang mempunyai keterbatasan. Peran keluarga dan lingkungan, bagi Indira sangat penting untuk mereka yang memiliki keterbatasan.
Baca juga: Penuhi Hak Disabilitas, Dinsos Makassar Raih Penghargaan










