INIPASTI.COM, JAKARTA – Perhelatan SEA Games 2019 terus menjadi sorotan. Belum resmi dibuka. Baru-baru ini beragam kritik muncul di media sosial karena buruknya pelayanan dan fasilitas yang disediakan Filipina selaku tuan rumah.
Acara pembukaan akan resmi dibuka pada Sabtu (30/11/2019). Kalimat SEA Games 2019 fail dengan tagar #SEAGames2019fail ramai di media sosial Twitter. Dua hari lalu, menjadi trending topic nomor dua di Indonesia. Lebih dari 20 ribu cuitan dibagikan oleh netizen.
Mundur ke empat bulan lalu, Christopher Lawrence Tesoro Go alias Bong Go SEA (senator Filipina) akan menjadikan SEA Games adalah momen Filipina disorot di mata dunia.
“Menjadi tuan rumah SEA Games adalah kesempatan Filipina menunjukkan kepada dunia sejauh apa mereka melangkah, khususnya di era Presiden Rodrigo Duterte.” Ujarnya, saat menggelar konferensi pers di Gedung Senat, 23 Juli 2019 lalu.
Namun, sampai sekarang dari netizen hingga wartawan menyindir The Philippine Southeast Asian Games Organizing Committee (PHISGOC), selaku panitia penyelenggara. Berikut rapor merah SEA Games 2019 sebelum beberapa hari lagi dibuka.
(1). Panitia kurang responsif mengadakan ID wartawan dalam proses akreditasi
(2). Keteledoran panitia penyelenggara membuat para pemain tak sengaja mengonsumsi makanan yang terlarang bagi para pemain muslim
(3). Jarak penginapan jauh ke lokasi latihan
(4). Banyak stadion yang bahkan masih dalam tahap renovasi, seperti ruang ganti
(5). Buntut anggaran tiba-tiba dipotong 33,3 persen dari kecerobohan Senat Filipina
(6) Keterlambatan penjemputan di bandara hingga bus kontingen yang sempit dan tidak nyaman
Pihak PHISGOC sempat meminta maaf soal pelayanan buruk yang dialami Timor Leste, Myanmar dan Kamboja
“Kami dengan tulus meminta maaf kepada para tamu atlet kami dari Timor Leste, Myanmar dan Kamboja atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan oleh kebingungan mengenai transportasi dan pengaturan hotel.” tulis pernyataan resmi PHISGOC yang dikutip dari AFP.
(Dhirga Erlangga/Penulis)










