Sekjen Antonio Guterres Peringatkan Dunia Menuju Bencana Iklim

Top Ad

INIPASTI.COM – Sekjen Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres memperingatkan dunia tentang tiket satu arah menuju bencana iklim.

Seperti dilaporkan Al Jazeera, Jumat 22 Oktober 2021, Guterres mengaku sangat khawatir bahawa COP26 mendatang di Glasgow akan gagal.

Inline Ad

Dilansir di laman CNN, Perjanjian Paris 2015 tentang perubahan iklim, yang dibuat pada KTT COP21, menyerukan pemanasan global dibatasi jauh di bawah dua derajat Celsius di atas tingkat pra-industri, dan idealnya lebih dekat ke 1,5 derajat Celsius.

Tetapi perkiraan PBB saat ini menunjukkan pemanasan “bencana” sebesar 2,7 derajat Celsius akan segera terjadi.

Pada Kamis 21 Oktober 2021, Guterres mengatakan bahwa peningkatan seperti itu jelas merupakan tiket sekali jalan untuk bencana.

“Polusi karbon dari segelintir negara telah membuat umat manusia bertekuk lutut dan mereka memikul tanggung jawab terbesar,” katanya saat konferensi pers daring dengan anggota proyek internasional Covering Climate Now.

“Saya harap kami masih tepat waktu untuk menghindari kegagalan di Glasgow, tetapi waktu semakin singkat, dan segalanya menjadi lebih sulit dan itulah mengapa saya sangat sangat khawatir. Saya khawatir ada yang tidak beres,” katanya.

KTT Glasgow dimulai pada 31 Oktober dan dipandang penting untuk menyepakati target emisi di seluruh dunia yang akan memperlambat pemanasan global.

Kelompok 20, yang mencakup ekonomi terbesar di dunia, akan bertemu di Italia pada 30 Oktober, tetapi para pemimpin dikatakan terbagi atas penghentian batu bara secara bertahap dan berkomitmen pada target 1,5 derajat Celsius.

Awal bulan ini, Presiden COP26 Alok Sharma, mengatakan pertemuan G20 akan menjadi “make or break” untuk sukses di Glasgow.

“Para pemimpin G20 akan bertemu di Roma dan mereka tahu ekonomi mereka bertanggung jawab atas empat per lima polusi karbon planet ini. Jika mereka tidak berdiri, kita menuju penderitaan manusia yang mengerikan,” seru Guterres (syakh/cnn)

Bottom ad

Leave a Reply