INIPASTI.COM, MAKASSAR – Golkar Sulsel kembali memanas jelang Pilgub Sulsel 2018. Sekjen DPP Golkar, Idrus Marham, merasa kesal dan marah menanggapi pernyataan kader Golkar Ian Latanro.
Perseteruan yang terjadi antara loyalis Ichsan Yasin Limpo (IYL), Ian Latanro, dengan Sekjen DPP Partai Golkar Idrus Marham, itu lantaran Ian Latanro menuding Idrus Marham dan Nurdin Halid sebagai biang kerok keretakan antarkader partai berlambang beringin ini di Sulsel.
Saat menanggapi pernyataan Ian Latanro, Sekretaris Jendral Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar itu tidak berusaha menutupi rasa kesal dan marahnya. Idrus juga menilai pernyataan tersebut sebagai ungkapan kader yang tidak mengetahui isi dari Partai Golkar.
“Orang yang berkomentar seperti itu hanya mengetahui kulit Partai Golkar. Belum mengetahui isi Partai Golkar seperti apa,” kata Idrus, Senin (17/10).
Bahkan, Idrus justru berbalik menyayangkan turunnya prestasi Partai Golkar di DPRD Sulsel. Prestasinya, kata Idrus, sama saja dengan Pileg 2004. “Seharusnya dengan 85 kursi yang diperebutkan Golkar harusnya mencapai 22 atau 25 kursi bukannya 18,” keluh Idrus.
Dia menganggap Golkar jalan di tempat dan harusnya menurunnya prestasi partainya yang menjadi pembahasan.
“Inilah yang saya maksud dengan kekurangan yang belum diraih Golkar. Bukan justru menilai saya dan NH biang kerok terpuruknya Golkar,” katanya.(*)
Baca juga :NasDem Mulai Roadshow di Selatan Sulsel
//










