INIPASTI.COM, MAKASSAR – Sekertaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Hanura, Syarifuddin Sudding membantah jika pencopotan Ambo Dalle sebagai ketua Hanura Sulsel terkait dengan Pilgub yang digelar 2018 mendatang.
Pencopotan mantan anggota legislator DPRD Sulsel itu, kata Syarifuddin semata-mata untuk akselerasi partai, di semua tingkatan baik di DPD, maupun di tingkat cabang dan anak cabang.
“Saya kira tidak ada kaitannya antara momentum Pilgub dengan penonaktifan ketua DPD Sulsel. Apakah itu pemilihan Bupati, Walikota atau Gubernur,” kata Syarifuddin, saat ditemui di Warkop Sija, Jalan Topaz Raya Makassar, Senin (15/5).
Ia mengungkapkan SK pencopotan dan penunjukan Bahar Ngitung sebagai Plt ketua Hanura Sulsel dikeluarkan sejak tanggal 8 Mei lalu. Menurutnya langkah ini adalah sikap keputusan DPP dalam rangka menyikapi berbagai persoalan dan laporan yang masuk ke DPP.
“Saya kira hal itu sudah pernah diklarifikasi kepada yang bersangkutan, dipanggil ke DPP dan dikonfirmasi sekaligus tentang masalah-masalah yang terjadi di Sulsel. Pada prinsipnya bahwa keputusan yang diambil oleh DPP itu sudah diambil mekanisme dan prosedur yang ada dalam AD ART Partai Hanura,” ungkapnya.
Ia menambahkan keputusan DPP mencopot Ambo Dalle juga mendapat sejumlah kader terbukti dengan tidak adanya riak-riak kader terkait pencopotan itu.” Saya juga telah mengamati dan memantau dan reaksi seperti itu hanya biasa saja. Karena itu adalah keputusan DPP maka seluruh kader harus menerima keputusan itu dan mengamankan keputusan partai,” tuturnya.
Lanjut Dia, meskipun telah dicopot dari ketua, namun kata dia, Posisi Ambo Dalle diharapkan tetap berperan di Partai Hanura. Sehingga Ia meminta semua kader menghargai kepemimpinan Ambo Dalle yang telah bekerja dan menjalankan program partai di Sulsel










