Sektor Pertanian-Perikanan ‘Tancap Gas’, Jokowi: Karena Itu Harus Ada Terobosan

Sumber : Republika.com
Top Ad

INIPASTI.COM, JAKARTA – Jokowi mengadakan rapat terbatas di Kantor Presiden yang fokus membahas bidang pertanian dan perikanan. Rapat ini mengangkat tema ‘Akselerasi Penguatan Ekonomi Sektor Pertanian dan Perikanan’, Selasa, (10/12/2019).

Jokowi menganggap sektor tersebut merupakan bagian penguatan ekonomi yang sangat penting dan sangat strategis.

260 juta lebih penduduk Indonesia yang membutuhkan ketersediaan bahan pangan. Oleh karena itu, Jokowi melihat setor pertanian-perikanan menjadi wadah menampung tenaga kerja yang besar, juga memiliki kontribusi besar dalam peningkatan kesejahteraan rakyat dan menekan angka kemiskinan.

Baca Juga:  Di Hadapan Dirjen PDSPKP, Kepala DP2 Optimis Sentra Kuliner Rajawali Lebih Baik

Dilansir cnbcindonesia.com, “Karena itu harus ada langkah-langkah terobosan agar kedua sektor ini tumbuh lebih besar lagi dan menjadi motor penggerak ekonomi kita,” kata Jokowi, Selasa, (10/12/2019).

Petani dan nelayan dimudahkan dalam proses biaya pemodalan usaha. Pemerintah sudah merancang skema pembiayaan KUR yang plafon anggarannya tahun 2020 menjadi Rp 190 triliun dengan bunga hanya 6% per tahun.

Lebih lanjut Jokowi fokus peningkatan produk olahan pasca produksi. “Kita tidak pernah menyentuh off farmnya. Terutama pasca produksi,” ucap Jokowi saat memimpin rapat terbatas, Selasa, (10/12/2019).

Baca Juga:  DPR dan Kementan Setujui Subsidi Pertanian

Jokowi mengatakan para nelayan dan petani perlu keluar dari aktivitas on farm menuju off farm.

Jokowi berharap nelayan dan petani dapat memiliki nilai tambah aktivitas usaha tani dan perikanan. Hal ini melalui pengolahan produk pertanian dan perikanan, maupun pengembangan usaha berbasis kedua sektor tersebut.

(Dhirga Erlangga/Penulis)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.