INIPASTI.COM, MAKASSAR – Pencairan dana desa tahap pertama, tahun 2017 ditargetkan rampung pada akhir Juli lalu. Namun, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Sulawesi Selatan mencatat masih ada sembilan desa di enam kabupaten yang belum mencairkan.
Dari enam kabupaten tersebut, tiga diantaranya yaitu Kabupaten Bone, Pangkep dan Luwu. Kepala Dinas PMD Sulsel Mustari Soba menyebutkan,sampai akhir Juli ini dana yang terserap ke Rekening Kas Umum Negara (RKUN) ke Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) sudah selesai, tapi dari RKUD Ke RKUDesa baru mencapai sekitar 59,76 persen.
“Serapan tahapan pertama dari RKUD ke RKUDesa, sedikit terhambat karena ada sembilan desa yang belum mencairkan. Sesuai target harusnya ini 60 persen,”kata Mustari, Rabu (2/8/2017).
Ia menjelaskan beberapa alasan sehingga desa ini tidak mencairkan anggarannya, ada yang belum rampung Anggaran Pendapatan Belanja Desa, (APBDesa) dan tersangkut masalah hukum serta ada juga laporannya belum masuk.
“Yang tersangkut masalah hukum ini berada di Kabupaten Pangkep, namun belum diketahui permasalahannya apa. Kami berharap yang masalah hukum bisa cepat selesai,” terang Mustari.
Mustari menyebutkan dengan prayerapan mencapai 59,76 persen, anggaran yang terserap sekitar Rp 1,08 triliun dari total Rp 1,82 triliun. Ia berharap ke sembilan desa tadi bisa cepat merampungkan APBDesa dan laporannya, sehingga akan diproses pencairannya.
“Pencairannya anggarannya tetap dilakukan, karena saat ini sementara berproses untuk tahap keduanya. Walaupun terlambat nantinya yang terpenting mereka memasukkan laporannya tepat waktu di akhir tahun,”tegasnya.
Mengenai permasalahan hukum pada desa, Mustari menjelaskan pihaknya belum mengetahui persis, namun, Ia mengharapkan itu dapat segera selesai sehingga pencairan dana desanya tidak terhambat. (Iin Nurfahraeni)










