INIPASTI.COM, MAKASSAR – Jejeran sepeda tua atau sering disebut ontel terjejer rapi di halaman Benteng Fort Rotterdam, ratusan sepeda ini berasal dari berbagai komunitas yang ada di Indonesia termasuk Makassar.
Kehadiran ratusan sepeda ontel yang tergabung dalam Komunitas Sepeda Tua Indonesia, untuk menghadiri Kongres IV di Benteng Fort Rotterdam, 1-2 April. Sepeda -sepeda tua ini, bukan hanya sebuah besi tua, tapi memiliki nilai sejarah terutama mereka yang pernah menggunakan, termasuk Wakil Gubernur Sulsel Agus Arifin Nu’mang yang punya cerita ketika masih kecil.

“Melihat sepeda ini, saya teringat waktu sekolah dulu sering dibonceng oleh Ibu. Seringkali beliau mengingatkan agar hati-hati, takut kaki masuk terali besinya,”kata Agus, Sabtu (1/4/2017) saat menghadiri Kongres IV Komunitas Sepeda Tua Indonesia (Kosti) di Fort Rotterdam.
Ia pun bersemangat mencari tahu keberadaan sepeda tua yang selalu menemaninya dikala berangkat sekolah, “saya ingin mencari dimana sepeda tua itu, mungkin bisa digunakan. Dari dulu saya sering naik sepeda, tapi sepeda gunung, hampir semua gunung di Sulsel pernah saya jelajah”ujarnya sambil tersenyum
Agus kemudian menceritakan, kalau sekitar tahun 70an dulu banyak sepeda ontel di Sulsel digunakan, karena pada tahun itu para pegawai dibagikan sepeda onthel untuk digunakan sebagai sarana transportasi menuju tempat kerjanya.
Untuk itu, Agus berharap agar komunitas ini tetap menjaga apa yang telah menjadi peninggalan budaya tercinta, silahturahmi dijaga dan komunitas ini bisa semakin besar.
Agus juga sempat mencoba salah satu sepeda ontel, milik peserta kongres.Dengan menggunakan sepeda berumur puluhan tahun itu, Agus pun mengayuh ontel bermerek “Simples” mengelilingi area Benteng Fort Rotherdam Makassar, bahkan lengkap dengan helm dikepala.(*)










