INIPASTI.COM, Ledakan menargetkan restoran di Baidoa menewaskan empat sebagai bom bunuh diri melukai lima di Mogadishu, kata para pejabat. Demikian dikutip dari aljazeera.com.
Dilaporkan, Ledakan mengguncang dua kota terbesar Somalia pada hari Sabtu ketika para pejabat mengatakan seorang pembom mobil bunuh diri meledak di dekat pelabuhan di Mogadishu dan ranjau darat di sebuah restoran di pinggiran Baidoa menewaskan empat orang.
Al-Shabab, yang berjuang untuk menggulingkan pemerintah yang diakui PBB di negara itu, mengaku bertanggung jawab atas kedua serangan itu.
Ali Abdullahi, seorang pejabat dengan negara bagian Barat Daya, mengatakan kepada kantor berita The Associated Press bahwa tambang itu diledakkan dengan remote control ketika orang-orang makan selama pagi yang sibuk. Beberapa lainnya terluka.
Di Mogadishu, asap tebal mengepul di atas area pelabuhan setelah polisi Kolonel Ahmed Ali mengatakan bom mobil meledak di dekat gerbang markas otoritas impor kendaraan bermotor.
Pembom melaju melalui pos pemeriksaan keamanan pertama sebelum petugas polisi menembaki kendaraan, yang meledak di luar gerbang, kata Ismail Mukhtar, juru bicara kementerian informasi Somalia.
Lima petugas polisi terluka, kata juru bicara kepolisian Sadik Aden Ali.
Ledakan itu mengguncang tanah, kata Mohammed Ali, seorang penjaga toko di daerah itu. Di rumah sakit Madinah di kota itu, seorang perawat, Halima Nur, mengatakan menerima lima orang yang terluka dalam ledakan itu.
Al-Shabab mengendalikan bagian selatan dan tengah Somalia dan sering menargetkan ibu kota Mogadishu dengan bom bunuh diri.










