INIPASTI.COM, MAKASSAR – Sebulan menjadi asisten rumah tangga, Fenci Febriance Kana meneguhkan hatinya untuk memeluk Agama Islam. Perempuan kelahiran 19 Februari 1998 itu sebelumnya beragama Kristen Protestan. Setelah resmi memeluk Islam pada hari ini, Jum’at, (12/5/2017), namanya menjadi Siti Febriani.
Febi, sapaan akrabnya, mengaku sejak lama sudah ingin menjadi muslim. Namun, di daerah kelahirannya, Kupang Nusa Tenggara Timur (NTT) yang katanya adalah mayoritas Kristen, dimana ia merupakan anak pertama, ia terpaksa memeluk agama protestan.
“Ayah saya Islam, ibu saya Kristen. Sebagai anak pertama, saya harus masuk Kristen walaupun terpaksa. Saya sudah lama ingin masuk Islam, tapi tidak diizinkan,” ujarnya setelah mengucapkan dua kalimat syahadat pada Majelis Taklim Baburrahmah di Masjid Baburrahmah, Jalan Tidung XI.
Hal itu juga dibenarkan oleh Hj Harmiah (64) selaku tuan rumah tempat Febi bekerja. Hi Harmiah mengungkapkan bahwa Febi sejak lama ingin jadi mualaf. “Sudah lama dia tanya saya, kapan dia bisa masuk Islam? Tapi saya katakan tunggu dulu, karena tidak begitu saja orang bisa masuk Islam,” katanya.
Febi yang awalnya dilarang oleh ibunya, Hermiani Udde untuk masuk Islam. Kini ia dengan hati yang tenang menjadi seorang muslim menyusul ibunya yang juga beberapa pekan lalu juga menjadi mualaf. Sedangkan ketiga adiknya juga sudab sejak lama memeluk agama Islam, ikut pada ayahnya, Ignasius Batthen.
Kini, Febi bertekad akan mempelajari tentang Islam lebih dalam lagi. “Saya mau belajar mengaji, wudhu, dan salat. Saya mau mendalami Islam,” tekadnya.

Sementara itu, KH Alwi Nawawi yang menuntun Febi mengucapkan dua kalimat syahadat mengatakan bahwa itu adalah hidayah dan rahmat Allah. “Saudara Fenci ini mendapat hidayah dan rahmat dari Allah. Karena kita beriman juga karena Rahmat dari Allah SWT,” ujarnya dalam ceramahnya.










