INIPASTI.COM, BULUKUMBA – Gubernur Sulawesi Selatan, Syahrul Yasin Limpo meresmikan Soft Launching Event Pariwisata Bulukumba 2018 di Pantai Bira, Kabupaten Bulukumba.
Diawal kedatangannya, Syahrul disambut dengan Teater berjudul judul “Pelayaran Pinisi Welareng”, di mana ini bercerita tentang pelayaran masyarakat Bulukumba mengarungi samudera dengan gagah berani menggunakan perahu pinisi. Pinisi telah menjadi warisan budaya tak benda dunia dari UNESCO.
Bupati Bulukumba, AM Sukri Sappewali mengungkapkan Syahruk telah sepuluh tahun sebagai gubernur memberikan yang hadiah terbaik bagi Bulukumba.
Menurutnya, ada dua hal istimewea yang dihadiahkan oleh mantan Gubernur dua periode ini yaitu Kapal Pinisi sebagai warisan dunia. Kedua telah melahirkan Festival Pinisi ke delapan dan tahun ini menjadi event wisata internasional.
“Pinisi telah resmi menjadi Warisan Budaya Dunia Takbenda dari UNESCO yang menandakan bahwa Bulukumba yang menjadi pusat dan penjaga tradisi pembuatan perahu Pinisi tiada henti bekerja untuk menghasilkan maha karya kelas dunia,” kata Sukri, Minggu (4/2/2018)
Festival Pinisi yang tiap tahun dilaksanakan, kini menjadi bagian dari 100 Wonderful Events Indonesia 2018 yang dirilis Kementerian Pariwisata secara resmi akhir tahun 2017 yang lalu.
“Masuknya Festival Pinisi dalam 100 Wonderful Events dapat menjadi tonggak sejarah tersendiri dalam bangkitnya pariwisata Bulukumba yang memiliki potensi wisata yang beragam dan eksotis,”.ujar Sukri.
Seperti diketahui, Pemerintah Kabupaten Bulukumba melalui Dinas Pariwisata melakukan Soft Launching Event Pariwisata Bulukumba pada momentum Hari Jadi Bulukumba ke-58 pada 4 Februari 2018.
Selain Festival Pinisi yang digelar 13-16 September 2018, beberapa event pariwisata yang akan dihadirkan di Kabupaten Bulukumba, diantaranya Off Road Jelajah Hutan Karet (16-17 Februari), Bira Beach Run (30 April-1 Juni), Senandung Kopi Kahayya (8 September), Adventure Trail Kahayya (9 September), dan Pesta Rakyat (29-31 Desember).
Sementara itu Gubernur Syahrul Yasin mengungkapkan, bahwa tuhan memberikan karunia luar biasa bagi Bulukumba berupa kekayaan alam Pantai Bira dan kekayaan budaya kapal Pinisi.
“Allah telah menakdirkan Bulukumba menjadi daerah indah, Allah menakdirkan Pinisi lahir dari sini, kita mengangkat mutiara dari selatan, yaitu Bira dari Bulukumba,” kata Syahrul.
(Iin Nurfahraeni)










