INIPASTI.COM, MAKASSAR – Banjir yang terjadi beberapa bulan terakhir, di dua kabupaten yaitu Wajo dan Bone, memberi dampak ribuan hektar sawah terendam dan terancam puso.
Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan, Soni Sumarsono mengungkapkan ada beberapa hal yang menjadi perhatian,sekaligus arahan dalam menangani kondisi tersebut.
Ia menyebutkan, kondisi banjir ini mendapat perhatian dari Pemerintah Pusat, dalam hal ini Presiden Joko Widodo yang dalam kunjungannya beberapa waktu lalu sempat meninjau langsung kondisi disana, termasuk sawah yang terkena banjir.
Menurutnya, ada sekitar 7.000 hektar sawah terkena puso , disebabkan meluapnya air dari danau tempe, dan Presiden Jokowi sudah menginstruksikan agar bantuan segera turun. Menteri Pertanian, Amran Sulaiman juga sudah datang dan langsung memberi bantuan dan siap untuk menangani sawah yang puso.
“Ini untuk nasional, selebihnya Pemerintah Provinsi mengusahakan lahan –lahan yang terkena puso diasuransikan, kalau tidak salah Rp 6 juta per 1 hektar. Namun sayangnya, hanya 10 persen saja pemilik lahan yang mengasuransikan lahan mereka,”kata Sumarsono.
Kekurangan yang ada, menurut Sumarsono, akan diberikan bantuan berupa bibit tanaman, kepada petani yang sawahnya terkena puso, “banjir surut, akan langsung kembali ditanam,anggarannya dari APBD,” ungkapnya
Sumarsono menjelaskan, pihaknya sudah mengantisipasi ini dengan cepat, semua happy terlindungi, negara hadir ketika masyarakat membutuhkannya.
(Iin Nurfahraeni)










