INIPASTI.COM, MAKASSAR – Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo meminta masalah kasus pembebasan lahan tol, diselesaikan secara hukum. Syahrul juga meminta masyarakat tidak melakukan aksi demo dan boikot seperti itu.
Sebelumnya, sejumlah warga melakukan aksi boikot disebabkan pembayaran pembebasan lahannya berlarut, Senin(3/10).
“Saya baru dengar kalau itu bermasalah. Seharusnya tidak ada masalah apalagi ini sudah lama. Kalau ada masalah bisa jalur hokum,” kata Syahrul, Selasa (4/10).
Ia menambahkan, jalan tol ini milik rakyat. Jalan tol ini saja, katanya sudah macet sementara dipikir buat tol alternatif ini malah bermasalah.
“Saya harap jangan ada masalah, semua orang bisa lari dari Makassar kalau begitu. Apalagi kalau berlangsung lama bisa mengganggu perekonomian,” terang Syahrul.
Untuk itu, Syahrul menyatakan akan mencari tahu masalah ini, masalah ini tidak boleh berkepanjangan karena bisa mengancam ekonomi di Sulsel. (*)
Baca juga : Ahli Waris Sengketa Tanah Ancam Tutup Jalan Tol
//









