INIPASTI.COM, MAKASSAR – Usai melantik pejabat eselon III dan IV lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo berbagi pengalamanya ketika menjadi Pegawai Negeri Sipil.
Menurutnya apa yang diperoleh adalah hasil dari buah kerja keras selama ini, banyak pelajaran yang didapatkannya. “Saya pernah di suruh pergi beli sapu, kemudian memberikan pada yang menyuruh saat saya tanya untuk apa, justru disuruh menyapu. Lain waktu saya mengerjakan yang lain,” kata Syahrul dihadapan 1.552 pejabat eselon III dan IV, di CCC Rabu (1/2/2017)
Ia menambahkan, lain waktu dirinya saat itu sudah pandai mengendarai mobil, diminta mengantar pemimpinnya. Sempat berpikir dirinya ini PNS dan seorang Sarjana Muda tapi dijadikan sopir, di suruh menunggu, “Kalau mereka makan enak-enak di dalam, kita menunggu diluar. Makanya ketika menjadi pemimpin, saya selalu melihat semuanya. Pemimpin yang baik harus selalu memperhatikan bawahannya, selalu berbagi tugas dengan merata,” ujar Syahrul.
Selain itu, Ketua Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) ini juga menjelaskan jangan mau dihormati karena jabatan, tapi karena prestasi. Menjadi pejabat harus memperhatikan kedisiplinan, kejujuran dan tidak korupsi akan menjaga jabatan yang telah diamanahkan.
“Pejabat dinilai dari integritas, serta cara membela rakyat. Membangun lapangan kerja lebih banyak dan jangan coba ada yang korupsi, suap, ataupun pungli. Jaga loyalitas pada tugas, fungsi, peranan serta aturan,” tegasnya.
Selain berbagi pengalaman, pejabat yang baru dilantik disuguhkan dua film diantaranya The Last Samurai, yang dibintangi aktor Tom Cruise. Syahrul mengajak para pejabat bisa dapat memetik pesan dari cuplikan film tersebut, tentang karakter dari seorang pemimpin kesatria, belajar dari kesalahan untuk menjadi hebat.
Sekedar diketahui, pengambilan sumpah dan pelantikan sebut merupakan tindak lanjut dari Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah dan Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2016 tentang Organisasi Perangkat Daerah.










