INIPASTI.COM, MAKASSAR- Rencana akan dilakukannya aksi damai lanjutan yang telah digelar 4 November lalu terkait dugaan penistaan agama oleh Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo meminta agar hal tersebut tidak dilakukan pada 25 November mendatang.
Syahrul mengatakan, biarkan bumi bergonjang ganjing tapi di sini tidak boleh kacau, semua harus terjaga dengan baik, baik itu perekonomian dan pendapatan.
“Di sini tidak perlu kacau-kacau, buat apa. Jangan bawa persoalan Jakarta ke sini,” kata Syahrul, usai menghadiri Parade dan Syukuran HUT ke-71 Brimob, Senin (14/11/2016).
Ia berharap agar aksi 25 November tidak dilaksanakan di sini, yang di sini sudah cukup. Untuk itu semua pihak harus berperan menjaga situasi aman.
“Media juga harus mendinginkan suasana,” pinta SYL.
Sebelumnya sejumlah organisasi masyarakat (ormas) islam melakukan aksi damai tuntutan agar kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan oleh Basuki Tjahaja Purnama segera diproses. Aksi serupa rencananya akan kembali dilakukan pada 25 November mendatang.










