INIPASTI.COM, MAKASSAR – Gubernur Sulawesi Selatan, Syahrul Yasin Limpo menjamin kelanjutan pengerjaan Kereta Api (KA) Trans Sulawesi, akan tetap menjadi prioritas dari Pemerintah Pusat, walaupun diakuinya ada beberapa faktor sehingga proyek ini sedikit terhambat.
“Saya menjamin pembangunan proyek prioritas di Sulsel, termasuk kereta apian, bandara, dan pelabuhan serta dam atau bendung,” kata Syahrul, Senin (31/10/2016).
Selain itu, ia mengakui ada beberapa kendala yang menyebabkan pengerjaan kereta api sedikit terhambat, termasuk anggaran. Apalagi proyek ini multi years, termasuk adanya pihak-pihak yang tidak tidak suka Kereta Api hadir di Sulsel.
“Pemerintah harus segera mencarikan solusi anggaran, melancarkan pembangunan proyek prioritas di Sulsel, karena ini berkaitan dengan rakyat,” ucap Syahrul lebih jauh.
Ia menjelaskan, yang harus dipikirkan mengenai manfaat dari Kereta Api ini, akan menjadi solusi dari moda angkutan yang selama ini terlalu padat. Selain itu akan menjadi brand image terhadap perkembangan moda transportasi yang dapat mengakselerasi ekonomi.
“Nantinya KA ini bukan hanya digunakan untuk angkutan penumpang saja, namun mengangkut komoditas utama Sulsel, seperti cokelat, mete, dan hasil bumi lain, termasuk semen. Jadi bukan hanya pergerakan orang yang harus masuk,” paparnya.
Walaupun begitu, Syahrul mengakui sempat meragukan kelanjutan pembangunan kereta api, disebabkan kondisi keuangan saat ini, tapi dengan tax amnesty yang berhasil, menurutnya program ini harus tetap jalan.
Sementara itu, Pelaksana tugas Kepala Dinas Perhubungan Sulsel Ilyas Iskandar, belum mengetahui apakah Proyek Kereta Api Trans Sulawesi masuk dalam APBN 2017, serta jumlah besarannya.
“Saya belum dapat bocorannya, di APBN berapa jumlahnya,”paparnya.
Baca juga: SYL Agendakan Bertemu Menhub di Warkop










