INIPASTI.COM, MAKASSAR – Wakil Rektor II Bidang Keuangan, Universitas Muslim Indonesia (UMI) Dirgahayu Lantara diduga mengalami tindakan kekerasan dari Mahasiswa Fakultas Teknik Mesin, saat berusaha menenangkan aksi mereka di Kampus II UMI.
Menurut Humas UMI, Nurjanna Abna, peristiwa ini terjadi dilatar belakangi akibat direbutnya mikrofon atau toa yang digunakan saat mahasiswa tersebut melakukan orasi, Rabu (11/4/2018)
Menurutnya, meski tak berada dilokasi, namun berdasarkan informasi sejumlah dosen, diketahui peristiwa tersebut terjadi lantaran mikrofon atau toa miliki berusaha diambil, karena saat berorasi mereka mengeluarkan kata-kata yang seharusnya tidak layak diucapkan.
“Orasi mahasiswa sudah terlalu berlebihan, jadi mikrofonnya diamankan sama pak Dirga, mahasiswa ini tidak terima, padahal kata- katanya sudah sangat berlebihan dan tidak layak diucapkan,” ungkapnya.
Video aksi unjuk rasa berakhir ricuh dan diduga Dirgahayu Lantara mengalami kekerasan saat ini sudah beredar luas.
Berdasarkan informasi yang berhasil didapatkan inipasti.com, aksi unjuk rasa ini terjadi, setelah dikeluarkannya Surat Keputusan penetapan Dekan Fakultas Teknik, Dimana yang dinyatakan menang adalah calon dari Fakultas Teknik Sipil, Mukhtar Tahir Sarkawi. Sedangkan dari Teknik Mesin Faisal Habib kalah.
SK penetapan dekan sendiri, dikeluarkan pada hari Senin (9/4/2018) lalu. Saat pemilihan awal kedua calon mendapat suara yang berimbang yaitu 6 suara , kemudian atas kesepakatan bersama, dimajukan ke pihak universitas untuk menentukan lagi, namun hasilnya kembali imbang.
Untuk itulah kemudian diajukan ke Yayasan, dan Mukhtar Tahir Sarkawi yang mendapatkan SK.
(Reni Juliani)










