Target Peserta 5 Ribu, Muktamar PPP Gunakan Protokoler Kesehatan Ketat

INIPASTI.COM, MAKASSAR, – Pelaksanaan Muktamar Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang ke IX digelar di kota Makassar pada 18 hingga 21 Desember 2020 mendatang.

Untuk itu, segala persiapan terkait pelaksanaan Muktamar terus dirampungkan, termasuk soal jumlah undangan khusus, peserta hingga peninjau atau penggembira.

Ketua Panitia pusat Muktamar PPP Dr Amir Uskara mengemukakan jika pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak istana agar Presiden Jokowi dapat membuka Muktamar dan Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin yang akan menutup Muktamar.

“Khusus untuk Menteri tidak banyak, hanya yang punya ikatan emosional dengan PPP. Selebihnya adalah ketua partai serta peserta Muktamar”ujar Amir Uskara, Jumat (13/11).

Amir yang juga ketua Fraksi PPP DPR RI ini mengaku segala persiapan terus digenjot , karena baru kali ini Muktamar PPP digelar di luar pulau Jawa.

“Kami yakin PPP di Sulsel maupum Indonesia Timur akan semakin besar. Untuk Sulsel PPP meloloskan 71 kadernya masuk DPRD Sulsel dan Kabupaten Kota. Empat daerah diantaranya adalah ketua DPRD yakni di Kabupaten Gowa, Bulukumba, Bantaeng dan Luwu”jelas mantan ketua DPW PPP Sulsel ini.

Baca Juga:  PPP Sulsel Panaskan Mesin Partai Hadapi Pilkada dan Pemilu 2019

Peserta yang akan hadir di Makassar ditargetkan 5 ribu orang baik itu dari DPP maupun pengurus DPW dan DPC se Indonesia.

Untuk panitia pusat, Amir didampingi
Hilman Ismail Hasan Materum sebagai sekretaris serta Dr HM Aras bersama Asrul Makkaraus sebagai ketua dan sekretaris panitia lokal

Muktamar ini akan menggunakan protokol kesehatan ketat bagi setiap peserta yang hadir dalam lokasi Muktamar nanti.

Baca Juga:  Yusril Lantik Pengurus DPW dan DPC PBB Se Sulsel
Inline Ad

“Untuk peserta yang boleh masuk di arena Muktamar adalah  yang dapat memperlihatkan surat keterangan swab,” pungkas mantan ketua Fraksi PPP DPRD Sulsel ini.

(Muh. Seilessy)

(Visited 1 times, 1 visits today)
Bottom ad

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.