INIPASTI.COM, MAKASSAR – Kehadiran dua aktor laga Asia, Jackie Chan dan Jet Li dalam film garapan anak Makassar, yakni Pamanca The Movie sudah dalam tahap pemberian skenario kepada keduanya. Namun apa peran mereka dalam film bergenre action ini? Penulis skenario Pamanca’ the Movie, Barnadi Zakaria mengatakan, film ini mengadopsi sejarah yang terjadi di Sulawesi Selatan pada tahun 1800-an. Di mana tokoh Pamanca’ akan bertemu pedagang dari berbagai negara, termasuk pedagang dari Tionghoa. Nah, bisa jadi karakter pedangan dari Tionghoa inilah yang akan diisi oleh Jackie Chan dan Jet Li.
Meski demikian Barnadi belum berani memastikan apakah karakter asal Tionghoa itu akan diisi oleh kedua aktor silat level dunia itu. Karena menurutnya, dirinya hanya mengurusi skenario jalannya cerita. “Soal nanti siapa yang mengisi pemeran (tokoh Tionghoa,red) itu, saya belum tahu, karena saya hanya sebagai penulis skenario. Yang pasti ada beberapa tokoh akan diisi oleh orang Tionghoa,” ujar Barnadi saat dikonfirmasi, Rabu,(8/3/2017).
Barnadi juga menjelaskan mengenai bagaimana Produser Eksekutif Pamanca the Movie, Muhammad Basir alias Den Raffy mampu mendatangkan aktor termahal kedua dunia serta peraih piala Oscar itu ke dalam film sarat kebudayaan Sulawesi Selatan. Menurutnya, soal bayaran kepada Jackie Chan sudah pasti Den Raffy tidak mampu. “Namun jika keinginan kita dalam rangka mengembangkan perfilman Indonesia lewat jaringan Den Raffy dan semua potensial yang kami miliki, tentu kami dorong semua agar bisa mewujudkan apa yang diharapkan,” tambahnya.
Ia berharap film yang tengah dalam tahap pra-produksi ini berhasil menunjukkan entitas dan identitas kebudayaan Sulawesi Selatan dalam seni bela diri Pamanca’ yang mungkin saat ini sudah mulai ditinggalkan orang. “Yang pasti ide kita bahwa kita ingin mengembangkan dunia perfilman Indonesia tentu dengan film action dan mudah-mudahan niat yang baik ini bisa menggerakan hati Jackie Chan,” harapnya.
Barnadi juga mengakui bila nanti Jackie Chan dan Jet Li bergabung dalam film garapan Rapindo Galesong Film ini akan cepat menaikan popularitas film. “Jika misalnya Jackie Chan dan Jet Li ikut bergabung dalam garapan film ini tentu akan menaikan grade dan tentu saja dari segi publisitas,” tukasnya
Secara literal, kata Barnadi, Pamanca’ adalah pesilat khas Makassar-Bugis dan kental disebut sebagai istilah manca’. Film ini meminjam latar sejarah sebagai tempat untuk memunculkan tokoh dan mempertemukan tokoh dengan tokoh yang lain. Tetapi ia mengaku tidak ingin menyebut film ini sebagai film sejarah karena pihaknya ingin menghindari perdebatan alot di tengah masyarakat soal sejarah.
Film ini juga yang membedakan dengan film-film garapan anak Makassar yang lebih dulu tayang di bioskop. Seperti Film Uang Panai, Film Silariang karya Rere Art2tonic menyusul Silariang karya Ichwan Persada dan lainnya. “Film action ini membedakan dengan film-film yang lebih dulu tayang di Makassar. Ini genre action dan mungkin film pertama action di Indonesia Timur,” ungkapnya.
Barnadi juga mengungkapkan bahwa nuansa film ini menggabungkan empat referensi film. Pertama film action seperti Grand Master, film romantis seperti Habibie-Ainun, dan film berlatar sejarah seperti Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck, serta fantasinya seperti Lord of the Ring.
Sementara Juru Bicara Pamanca’ the Movie, Andi Iwan menyebutkan, pekan depan kru Rapindo Galesong Film akan menggelar casting pemain di empat daerah di Sulsel, yakni Makassar, Bulukumba, Bone dan Parepare. Namun, untuk kepastian jadwalnya ia mengaku akan publikasikan ulang nanti. Menurutnya, casting pemain ini untuk mencari aktor utama film. Ia mengatakan akan mencari aktor utama dari orang lokal karena pihaknya berharap identitas kebudayaan tidak hilang dalam karakter yang dibangun sang tokoh utama.
Soal syarat untuk mengikuti casting, kata Andi Iwan, di film ini ada banyak tokoh, tentu ada karakter yang membutuhkan skill bela diri dan tidak memerlukan skil silat. “Diantaranya pahaman dasar bela diri khusunya manca’ dan ada juga tokoh yang sama sekali tidak membutuhkan skill bela diri,” tutupnya. (Zulaeman)










