INIPASTI.COM, LUWU UTARA- Warga di Kecamatan Seko, Luwu Utara, Sulawesi Selatan (Sulsel) yang dulunya terisolasi disebabkan akses jalan penghubung ke daerah lain sulit dilalui.
Kini akses jalan tersebut dapat dilalui dengan cepat. Dulu, warga harus menempuh perjalanan darat hingga 3 malam lamanya untuk ke ibu kota Kabupaten, kini tinggal 6 jam.
Perjalanan warga hingga berhari-hari itu bukan ditempuh menggunakan jalan kaki, melainkan menyewa ojek motor yang telah dimodifikasi untuk melintas di medan sulit.
Ojek yang disewa dibayar dari Rp 800 ribu hingga Rp 1 juta untuk tiba di Kecamatan Sabbang atau jalan poros menuju Kota Masamba.
“Jalan sudah semakin baik dan sudah tembus seko, doakan semua lancar,” ujar Nurdin Abdullah selaku Gubernur Sulawesi Selatan.
Kini warga setempat merasa senang karena akses jalan tersebut lebih mudah dari sebelumnya.
Dengan jalur yang sudah terbuka dan digunakan secara fungsional, kini warga hanya membayar ojek hingga Kecamatan Sabbang sebesar Rp 300.000. Waktu tempuhnya pun menjadi lebih cepat.
“Iya, saya kira ini adalah sebuah kolaborasi yang baik yah, bu bupati begitu antusias ingin seko (Luwu Utara) bisa terakses tidak lagi punya stigma ojek termahal di dunia. Ini kolaborasi bisa tanpa mengeluarkan budget yang begitu besar. Ada semangat dan ada harapan” Ujar Nurdin Abdullah saat berada di Seko.

Berikut beberapa rencana Nurdin untuk menjadikan Seko segitiga emas di Sulsel dikutip detik.com.
1. Lumbung Daging di Sulsel
Seko yang berada di ketinggian dan berada di antara lembah pegunungan safana dinilai strategis untuk budidaya hewan ternak seperti sapi hingga kerbau. Dalam beberapa kesempatan, Nurdin bahkan memimpikan Seko dapat menjadi layaknya Tazmania di Sulsel.
2. Destinasi Wisata
Keindahan alam Seko yang berada di lembah pegunungan safana dinilai Nurdin dapat menjadi destinasi wisata kuliner dan keindahan alam. Selain itu, jika jalur dari Seko telah tembus ke Palu dan Mamuju, Seko dapat menjadi tempat persinggahan yang nyaman.
Seko ini wilayahnya dingin. Orang bisa datang ke sini menikmati kuliner dan keindahan alam, kita menang view dan dingin. Makanya kota ini jangan sampai salah menata. Jangan dibiarkan lagi bangunan-bangunan tumbuh liar, harus dikendalikan,” ucapnya.
3. Lumbung Padi
Seko dikenal sebagai lokasi tumbuhnya padi dengan kualitas terbaik. Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani mengatakan ada 2 beras unggulan asal Seko yang telah diakui secara nasional.
Di Seko ini terdapat 2 varitas unggulan padi dan sudah dilepas sebagai unggulan daerah, tinggal menunggu sedikit lagi, ada perbaikan dokumen dari Kementerian Pertanian untuk kita lepas sebagai unggulan nasional, yaitu beras varitas dambo dan tarone,” kata Indah di Seko.
4. Lokasi Unggulan Kopi dan Buah-Buahan
Salah satu produk unggulan yang dikenal masyarakat Sulsel di Seko ialah kopi.
Lahan Seko yang subur dinilai tepat untuk membudiayakan beberapa produk tanaman seperti kopi hingga buah-buahan. Selain kopi, Pemprov Sulsel kini tengah mengkaji produk pangan yang tepat dikembangkan di Seko.
(Dhirga Erlangga)










