INIPASTI.COM, MOSKOW – Kolombia vs Inggris menjadi laga penutup babak 16 besar Piala Dunia 2018. Laga melawan Yerry Mina dkk menjadi sejarah baru bagi publik Inggris. Betapa tidak, selain kemenangan, ada 3 capaian penting yang diraih oleh Harry Kane pada laga yang berlangsung di Stadion Spartak Moscow, Rabu, (4/7/2018) ini.
Pertama, nama Harry Kane melejit naik menjauhi para pencetak gol pada daftar top skor Piala Dunia 2018. Golnya dari titik putih pada menit ke-57 menjadikan ia makin kokoh dipuncak daftar top skor. Kane menyamai capaian Gary Lineker yang menjadi Top Skor dari Inggris pada tahun 1986. Jika Kane menjadi top skor tahun ini, berarti ia menjadi orang Inggris kedua yang berhasil menjadi top skor.
Kane menjadi algojo tendangan penalti yang dihadiahi wasit menyusul pelanggan Carlos Sanchez terhadap dirinya. Sanchez menjatuhkan Kane saat skema tendangan sudut dijalankan. Kane pun berhasil menyelesaikan tugasnya dengan baik. 1-0 untuk Inggris.
Inggris bisa saja lolos tanpa harus perpanjangan waktu jika saja gol dari skuat Kolombia tidak terjadi pada masa injury time. Mina menjadi aktor yang menunda mimpi Inggris maju ke babak 8 besar. Pemain Barcelona ini berhasil mengonversikan tendangan sudut Cuadrado menjadi sebuah gol lewat tandukannya pada menit ke-93.
Skor imbang 1-1 bertahan hingga babak kedua berakhir. Tambahan waktu 2×15 menit bahkan tak bisa membuat kedua tim mencetak gol. Skor masih sama hingga pertandingan harus ditentukan lewat drama adu penalti.
Kedua, Inggris memutuskan rangkaian kutukan kalah dalam drama adu penalti. Sejak menang dari Spanyol dalam drama adu penalti tahun 1996, Inggris tak pernah keluar sebagai pemenang jika pertandingan harus ditentukan dengan tos-tosan.
Eric Dier pun menjadi penentu kemenangan Inggris atas Kolombia. Inggris memutuskan kutukan itu dengan menang 4-3 atas Kolombia. Di mana sebelumnya kiper Pickford berhasil menggagalkan tendangan Carlos Bacca.
Selain Bacca, penendang Kolombia lainnya, Mateus Uribe juga gagal. Tendangan Uribe mengenai mistar gawang sehingga bola memantul keluar. Sedangkan penendang Inggris yang gagal yaitu Jordan Henderson.
Ketiga, Inggris berhasil keluar dari capaian buruk mereka setelah piala dunia 2006. Inggris tak pernah lolos ke babak perempat final pada dua gelaran piala dunia sebelumnya (2010 dan 2014).
Menang lewat drama adu penalti membuat Inggris melaju dan akan menantang Swedia yang sudah terlebih dahulu memastikan satu tiket babak 8 besar piala dunia 2018. Baca juga : Unggul Tipis Atas Swiss, Swedia Melaju ke Babak 8 Besar Piala Dunia 2018.(Sule)










