INIPASTI.COM, Kemajuan teknologi bidang pertanian inovatif kian canggih. Ketika para penemu menunjukkan hasil dari idenya. Hal ini dapat mempermudah para petani dan meningkatkan produksi pertanian.
Peneliti kualahan mendapatkan data pertanian dari lapangan. Biasanya peneliti kerja manual dalam memperoleh data. Olehnya, beberapa teknologi canggih yang dapat membantu penelitian pertanian.
Dengan mengingat hal itu, berikut tiga sistem teknologi pertanian digadang-gadang tercanggih bagi peneliti dilansir agriculture.com , sebagai berikut:
1. Soil and Water Sensors
Alat deteksi kandungan tanah dan air. Peralatan ini memiliki efek paling cepat di dunia.
Melalui sensornya dapat mendeteksi kadar air, unsur hara dan lain-lain. Ini dapat membantu para peneliti untuk mendeteksi kandungan tanah tanpa meneliti di laboratorium lagi.
Selain itu, pertani dapat menjaga lingkungan dengan melestarikan air, membatasi erosi dan mengurangi pemakaian pupuk.
2. AeroVironment Agriculture
Alat ini paket drone lengkap. AeroVironment berfungsi mengumpul data pertanian dengan resolusi kamera sangat tajam.
Menurut firma riset Global Market Insights, pasar untuk drone pertanian akan mencapai $ 1 miliar pada tahun 2024, naik dari sekitar $ 338 juta pada tahun 2016.
Selama lima tahun terakhir, AeroVironment yang berbasis di California telah melakukan upaya mengatasi masalah. Salah-satunya pemerintah dapat memenuhi kebutuhan petani melalui data rekaman drone.
Drone ini menggunakan perangkat lunak yang mudah menyatukan gambar dan menjalankan semua analitik agar bermakna bagi petani.
Kemampuan alat ini dapat menempuh jarak jauh. Kemampuan untuk menjauh 400 hektar per penerbangan 45 menit. Alat ini memiliki empat baling-baling.
3. IBM (International Business Machines) Bidang Pertanian
Berfungsi untuk memenuhi data pertanian digital. Fokus utama alat ini adalah bisnis yang sangat terfragmentasi dan tertutup yang secepat mungkin.
Platform IBM menyatukan data dan kecerdasan buatan untuk membantu para petani membuat keputusan yang lebih baik. Platform baru ini adalah inovasi yang memanfaatkan kemampuan paling canggih IBM dalam analitik produksi tanaman.
Platform dimulai dengan membuat catatan lapangan elektronik (EFR) sebagai satu-satunya sumber kebenaran dengan informasi sebagai berikut:
• Data cuaca dari The Weather Company untuk perkiraan 15 hari sebelumnya tanam tanaman musiman dari musim ke musim.
• Deteksi data tanah seperti kelembaban dari berbagai kedalaman, kandungan nutrisi, kesuburan, dan jenis tanah.
• Data jadwal pertanian dan alur kerja yang kooperatif (misalnya: tanggal penanaman dan panen, tingkat aplikasi pupuk dan pestisida, dan hasil panen).
(Dhirga Erlangga)










