Tim 8 BPK RI Datangi Kanwil Kemenag Sulsel, Ada Apa?

Tim 8 BPK RI melakukan pemeriksaan di Kanwil Kemenag Sulsel. Rabu, (25/1/2017)

INIPASTI.COM, MAKASSAR – Di hari ketiga sejak kedatangan Tim 8 Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI di Sulawesi Selatan (Sulsel), mereka kemudian mendatangi Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Sulsel. Tim tersebut berkunjung untuk melakukan pemeriksaan serta meminta dan mengkonfirmasi sejumlah data yang dibutuhkan oleh tim terhadap objek pemeriksaannya. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Tim 8 BPK RI, Saifullah di hadapan seluruh hadirin di Aula Kanwil Kemenag Sulsel. Rabu, (25/1/2017).

“Objek Pemeriksaan kali ini adalah menkonfirmasi kesesuaian antara laporan keuangan dengan sistem akuntan resmi pemerintah yang berbasis akrual. Juga mengenai kepatuhan atas peraturan perundang-undangan serta sistem pengawasan dan pengendalian intern yang dilakukan di tingkat satker masing-masing,” jelas Saifullah.

Baca Juga:  Utang PDAM Makassar Rp 236 Miliar Dihapus

Saifullah menjelaskan bahwa pertemuan tersebut dimaksudkan untuk menerima laporan data-data yang diperlukan oleh tim. Diantaranya, sebut Saifullah, BAP (Berita Acara Pemeriksaan) dengan KPPN (Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara), Desk laporan keuangan tingkat satker, Sinkronisasi dan konfirmasi antara setiap satker tingkat kabupaten/kota dengan data laporan yang ada di tingkat Kanwil. Selain itu, lanjutnya, mereka juga akan memeriksa data-data lainnya yang diperlukan untuk melengkapi penilaian terhadap laporan kegiatan dan program kerja tahun anggaran 2016.

Saifullah menambahkan bahwa selain Kanwil Kemenag Sulsel, Tim yang beranggotakan 3 orang ini yakni Leonardo Amarduan, M Rizky dan Andika Surgery juga akan memeriksa di beberapa universitas Islam di Sulsel. Diantaranya, UIN Alauddin Makassar, STAIN Watampone, dan STAIN Parepare. Ia juga mengaku akan memeriksa Kemenag Kota Makassar. Kesemuanya itu akan dilakukan dengan durasi waktu selama 20 hari yanh terhitung sejak Senin, 23 Januari kemarin.

Baca Juga:  Capai Target BBNKB, Dispenda Diganjar Penghargaan

Sementara itu, Kakanwil Kemenag Sulsel, Abd Wahid Thahir mengharapkan tidak adanya temuan oleh BPK di Kemenag se-Sulsel. Ia sangat mengharapkan hasil pemeriksaan nanti akan menjadi kesimpulan atas kelengkapan data dan laporan, baik administrasi maupun keuangan di Kemenag Sulsel. Karena menurutnya hasil tersebut akan mempengaruhi penilaian opini bagi Kementerian Agama RI.

“Meskipun Sulsel hanya menjadi salah satu sampel untuk seluruh Indonesia, akan tetapi diharapkan akan memberikan kontribusi positif bagi peningkatan opini bagi Kementerian Agama RI,” harapnya.