INIPASTI.COM, MAKASSAR – Berdasarkan hasil Monitoring dan Evaluasi (Monev) yang dilakukan oleh Tim Monev Bagian Perekonomian dan Kerja Sama (BPKS) Pemerintah Kota Makassar, menunjukkan kinerja yang cukup bagus dari PD Parkir Makassar Raya. Kepala BPKS, Sukri Hasanuddin pun memuji berbagai inovasi yang sedang dan akan dilaksanakan perusahaan milik pemerintah daerah ini. Hal itu ia sampaikan saat Tim BPKS bersama Tim Ahli dari unsur akademisi melakukan Monev ke Perusahaan Daerah (PD) Parkir Makassar Raya, Selasa, (31/1/2017).
“Beberapa Perusda yang mendapat warning dari Wali Kota Makassar (Moh. Ramdhan Pomanto) menjadi perhatian khusus bagi kami selaku pembina Perusda. Namun, dari hasil Monev ini saya kira PD Parkir dalam hal kinerja cukup bagus,” ucapnya.
Salah satunya kata Sukri yakni inovasi yang akan segera dilaunching, pada Rabu, 1 Februari 2017 besok. Inovasi itu Tim Khusus Pengawasan dan Penertiban Parkir yang bisa merespon secara cepat dan menindaki aduan masyarakat langsung ke titik parkir bersangkutan. Di samping sebagai upaya jitu untuk terus memperbaiki pelayanan, Sukri menilai inovasi ini akan mampu meningkatkan pelyanan, baik kenyamanan terhadap pengguna jasa parkir maupun kenyamanan pengguna lalu lintas.
“Bahkan inovasi tersebut dapat juga meningkatkan dividen kepada pemerintah kota. Dengan demikian PD Parkir akan jelas kontribusinya terhadap pemerintah kota,” tambahnya.
Tim Monev ini terdiri dari Kabag BPKS, dulu Bagian Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang), sepuluh staf, dan tiga orang Tim Ahli dari unsur Akademisi. Mereka diterima langsung Direktur Utama (Dirut) PD Parkir Makassar Raya, Muh Irianto Ahmad didampingi Direktur Umum (Dirum) Rusdi Muhadir dan Direktur Operasional (Dirops) Syafrullah, serta beberapa Kepala Bagian.
Sementara itu, Dirut PD Parkir Makassar Raya Irianto menyampaikan laporan tertulis terkait sepak terjang yang dikerjakannya selama tahun 2016 dan rencana 2017. Ia menjelaskan bahwa dalam peningkatan pelayanan parkir di Kota Makassar dilakukan inovasi-inovasi. Ia juga mengatakan telah mempersiapkan tim khusus untuk penertiban dan penataan parkir.
“Inovasi yang sementara ini telah berlangsung uji coba yaitu smart parking dengan menggunakan kartu di Jalan Topas, Panakukkang. Kita juga siapkan 10 unit motor untuk tim khusus penertiban dan penataan reaksi cepat parkir ini, kemudian didukukung Tim Terpadu yang berpatroli dan mensupport jika tim khusus penertiban kesulitan di lapangan,” pungkasnya.
Demi memaksilmakan penataan parkir tersebut, Irianto mengerahkan tim berlapis. Setelah Tim Khusus Reaksi Cepat, ada juga Tim Terpadu PD Parkir yang terdiri dari anggota PD Parkir, Kepolisian, Dinas Perhubungan, dan Satpol PP. Tim ini juga akan didukung oleh tim tripika kecamatan di wilayah bersangkutan.










