Tolak Bentuk TPF Petugas Pemilu, Pemerintah Tak Hormati Nyawa Pejuang Demokrasi

INIPASTI.COM – Pemerintah memastikan tidak akan membentuk tim pencari fakta atas meninggalnya ratusan petugas KPPS, keputusan ini sungguh disayangkan, terlebih ini merupakan peristiwa luar biasa yang dibiarkan begitu tanpa penanganan yang memuaskan, keputusan ini sekaligus menunjukkan betapa nihilnya komitmen pemerintah terhadap penegakan demokrasi.

“Mereka para petugas KPPS berjuang mencurahkan energi luar biasa demi suksesnya Pemilu, bahkan nyawa mereka menjadi taruhannya, namun sayang nyawa pejuang demokrasi tidak dihormati dengan melakukan investigasi menyeluruh terhadap penyebab kematiannya” jelas Zaenal Abidin Riam, Koordinator Presidium Demokrasiana Institut, Sabtu (18/5).

Baca Juga:  WNI Selamat dari Hukuman Mati di Arab Saudi

Penolakan tersebut sekaligus membuktikan sudut pandang pemerintah yang melihat peristiwa ini sebagai hal biasa, padahal fakta membuktikan ini pertama kalinya terjadi dalam sejarah Pemilu di Indonesia, justru peristiwa ini merupakan kejadian paling kelam dalam sejarah demokrasi Indonesia.

KPU sebagai penyelenggara Pemilu seharusnya berdiri paling depan dalam menangani masalah ini, bukan justru ikut arus pandangan pemerintah, peristiwa ini merupakan tanda gagalnya penyelenggaraan Pemilu, demokrasi tidak pernah menyediakan ruang bagi terbunuhnya satu nyawa, apalagi bila ratusan nyawa, jika memiliki jiwa ksatria seharusnya para Komisioner KPU mengundurkan diri atas kegagalan yang mereka ciptakan. (*)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.