INIPASTI.COM, MAKASSAR – Destinasi halal tourism beberapa tahun terakhir ini, menjadi salah satu potensi pariwisata yang berkembang di beberapa daerah di Indonesia. Di Sulsel, Makassar menjadi salah satu destinasi yang dipersiapkan untuk halal tourism, dan juga Toraja.
Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sulawesi Selatan, Yulianus Batara menjelaskan, halal tourism menjadi salah satu sektor wisata yang mendapat perhatian. Konsep awal dari halal tourism dulu yaitu wisata syariah, tapi karena cukup ekstrim sehingga dipasaran kurang direspon.
Ia menyebutkan, pengertian wisata halal bukan hanya pada satu indikator saja, ada standar yang ditetapkan, karena ini bukan cuma menyangkut muslim saja.
“Ada terkait higienitas produk yang disajikan, kebersihan dan sebagainya ini harus terpenuhi. Makassar menjadi salah satu destinasi yang ditetapkan, bersama daerah lain. Tapi, kami juga mempersiapkan Toraja sebagai destinas lainnya,” kata Yulianus, Selasa (3/1/2016).
Menurutnya, wisata halal ini meliputi beberapa bagian, antara lain pelayanan industri pariwisata, hotel dan sebagainya. Jadi bukan hanya produknya saja. Tahun ini Toraja didorong agar bisa menjadi wisata halal.
“Selama inikan, Toraja imagenya tidak halal dalam artian khusus karena itu ingin kami ubah. Semua wisatawan dapat menikmati Toraja. Dan saat ini teman-teman di Industri pariwisata terus melakukan sosialisasi, “ungkap Yulianus.
Lebih jauh, Yulianus menyatakan, pihaknya ingin mendorong agar Toraja memiliki daya saing kuat, dari sisi yang lain sudah cukup kuat. “Saya ingin agar bisa seperi Bali, dimana semua orang datang berkunjung tanpa adanya perbedaan sama sekali. Bali juga dulu seperti itu, tapi dengan sentuhan agar dapat berubah bisa dilakukan,” paparnya.










