INIPASTI.COM – Pada akhirnya, nasib para selir tergantung pada kebijakan dan tradisi dari dinasti yang berkuasa.
Namun, sejarah mencatat bahwa banyak selir mengalami nasib yang sulit setelah kaisar meninggal dunia, terutama bagi mereka yang tidak memiliki anak atau hubungan khusus dengan kaisar.
Hal ini menunjukkan pentingnya memperjuangkan hak dan perlindungan bagi seluruh perempuan, termasuk selir yang hidup pada masa lalu.
Selain itu, selama masa periode tiga kerajaan utara dan selatan mereka akan diberikan pilihan, antara lain.
- Diberi status tinggi setelah kematian kaisar
- Menjaga makam kaisar
- Dikirim ke kuil untuk menjadi biarawati
- Diizinkan kembali ke kampung halaman untuk hidup secara normal.
Semasa Dinasti Sui dan Dinasti Tang mereka diizinkan untuk tinggal bersama putra mereka di tanah yang diberikan kaisar.
Tetapi ada juga yang belum memiliki anak memilih menjadi penjaga makam, lalu saat meninggal dimakamkan di samping makam kaisar.
Selain itu, beberapa selir juga secara sukarela bunuh diri untuk dimakamkan bersama dengan kaisar.
Selama Dinasti Song selir bisa mendapatkan jabatan tertinggi untuk tinggal di istana jika kaisar telah meninggal (sdn)










