INIPASTI.COM, MAKASSAR – Upaya keras Perusahaan Daerah (PD) Parkir Makassar Raya mewujudkan pelayanan parkir prima di Kota Makassar semakin gencar dilakukan. Terlebih dengan diterjunkannya Tim Reaksi Cepat (TRC) Penataan dan Penertiban Parkir yang memang dikerahkan khusus menindak setiap keluhan masyarakat secara cepat terkait persoalan parkir yang meresahkan warga. Menurut Direktur Operaional (Dirops) PD Parkir Makassar Raya, Syafrullah salah satu yang paling banyak dikeluhkan saat ini yakni titik parkir yang terletak di Jalan Mawas, samping Mall Ratu Indah (MARI).
Menindaklanjuti hal tersebut, Ia pun langsung memerintahkan TRC Penataan dan Penertiban Parkir langsung melakukan gerak cepat ke lokasi mengambil alih dan menutup sementara titik parkir di tempat itu. “Karena sudah meresahkan, dan banyak yang melaporkan maka saya langsung perintahkan untuk segera dilakukan penertiban dengan menutup sementara titik parkir di tempat tersebut,” jelasnya saat dikonfirmasi oleh tim inipasti.com, Senin, (6/2/2017).
Syafrullah menjelaskan bahwa pihaknya akan menggelar pertemuan dengan seluruh Jukir di Jalan Mawas pada Selasa, 7 Februari besok. Hal itu pun dibenarkan Kabag Pengelolaan Parkir, Arfah Sain. Salah satu keluhan masyarakat, kata Arfah, yakni adanya Jukir yang kerap memaksa pengendara membayar parkir melebihi ketentuan yang berlaku.
“Di Jalan Mawas, kami menindaklanjuti perintah pak Dirops (Syafrullah,red) tentang aduan masyarakat Kota Makassar persoalan Jukir yang sering memaksa untuk bayar lebih dari harga nominal karcis, jadi untuk sementara ditutup parkirannya dulu,” ucapnya saat menutup sementara lokasi parkiran tersebut.
Sementara itu, Direktur Utama PD Parkir Makassar Raya, Muh Irianto Ahmad menyampaikan bahwa pihaknya tidak akan muluk-muluk lagi mengatasi persoalan perparkiran di Makassar. Ia akan mengambil langkah tegas terhadap Jukir yang meresahkan dan tidak ingin adanya persoalan berulang di titik parkir yang sama.
“Kalau sudah meresahkan masyarakat kami tidak akan tolerir. Begitu ada aduan, Jukirnya langsung kita tegur dan apa bila teguran tidak diindahkan, kita ‘kipas’ (ditindaki secara tegas,red),” pungkasnya.










