Trump Serang Balik Obama sebagai “Bencana”

Calon Presiden AS dari Partai Republik, Donald Trump berbicara sebuah Forum di Washington DC. (AFP/Getty Images)

INIPASTI.COM, DONALD Trump merespons komentar Obama tentang dirinya. Donald Trump tidak mengakui masa pemerintahan Obama di Gedung Putih dan menganggapnya sebagai “bencana” setelah presiden AS itu mengatakan Trump tidak layak menggantikan dirinya.

“Dia lemah, dia tidak efektif,” kata calon presiden dari Partai Demokrat Donald Trump tentang Barack Obama dalam wawancara dengan Fox News, yang dilansir BBC, Selasa (2/8/2016).

Barack Obama bahkan mempertanyakan mengapa partainya belum menolak pencalonannya.

Selain itu, Trump juga menyerang balik dua tokoh senior partainya yang telah mengkritik dirinya secara terbuka.

Dalam wawancara dengan the Washington Post, Trump menolak untuk memberikan dukungannya kepada Ketua DPR Paul Ryan dan Senator John McCain, yang akan ikut pemilihan kembali pada November nanti.

Baca Juga:  Trump dan Gagalnya Tata Dunia Global Amerika

Pendonor Republikan sokong Hillary Clinton

DI tengah-tengah perseteruan dengan petinggi partai Republik, donor utama dan penggalang dana partai Meg Whitman secara terbuka menyatakan mendukung Hillary Clinton yang diusung partai Demokrat, dan mengatakan kebiasaan Donald Trump “menghasut” telah merongrong tatanan nasional.

“Memberikan hak suara kepada partai Republik berdasarkan loyalitas semata akan mendorong calon yang menurut saya telah mengeksploitasi kemarahan, kemalangan, xenophobia dan pemisahan rasial,” tulisnya dalam akun Facebook miliknya.

“Trump yang tidak berpendirian tetap akan mebahayakan kesejahteraann dan keamanan nasional kita. Sikapnya yang otoriter dapat menjadi ancaman yang lebih besar lagi.”

Kaum Republikan menolak memberikan suara untuk Trump

Barbara Bush, mantan ibu negara

Baca Juga:  Lima Sebab Donald Trump Menang

Jeb Bush, mantan gubernur Florida governor, bakal calon presiden 2016

William Cohen, mantan menteri pertahanan

Jeff Flake, senator Arizona

Lindsey Graham, senator South Carolina, bakal calon presiden 2016

Larry Hogan, gubernur Maryland

John Kasich, gubernur Ohio, bakal calon presiden 2016

Mark Kirk, senator Illinois

Mitt Romney, mantan gubernur Massachusetts, calon presiden partai Republik 2012

Ileana Ros-Lehtinen, anggota kongres Florida

Ben Sasse, senator Nebraska

Kaum Republikan yang memberikan suaranya untuk Hillary

Richard Armitage, mantan deputi menteri luar negeri

Hank Paulson, mantan menteri keuangan

Brent Scowcroft, mantan penasihat keamanan nasional

Richard Hanna, anggota kongres New York

Meg Whitman, penggalang dana dan donor partai Republik.

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.