UMSi Tarik Peserta Pertukaran Mahasiswa dari Sekolah Tinggi Pemberdayaan Masyarakat Desa Yogyakarta

Top Ad

INIPASTI.COM, JOGYAKARTA. Universitas Muhammadiyah Sinjai (UMSi) akhiri pertukaran mahasiswa dengan Sekolah Tinggi Pemberdayaan Masyarakat Desa (STPMD-APMD) Yogyakarta.

Penarikan mahasiswa ini dilaksanakan Rabu 1 Nopember 2021’dihadiri langsung Rektor UMSi, Dr Umar Congge, S. Sos M.Si, didampingi Ketua Program Studi Ilmu Pemerintahan UMSi, Jusniaty S.IP M.Si.dan Ketua Tim Pelaksana PKKM, Syamsuddin S.Sos. M.Si.

Inline Ad

Rektor UMSi Umar Congge kesempatan itu menyampaikan terima kasih atas kerjasama yang baik antara UMSi dan APMD, semoga kegiatan ini tetap berlanjut karena kedua perguruan tinggi ini telah melakukan MOU dan MOA.

Harapan kedua perguruan tinggi ini semakin solid karena kedua perguruan tinggi ini, khususnya prodi ilmu pemerintahan memiliki fokus sama dalam pengembangan pemeribtahan dan pemberdayaan masyarakat desa.

Apa menjadi visi dan misi kedua prodi sangat sesuai program MBKM, para mahasiswa tidak lagi terlalu banyak dijejali teori di kelas tetapi mahasiswa diwajibkan banyak turun ke masyarakat desa mencermati permasalahan pemerintahan dan problematika di masyarakat selama beberapa bulan,

Setelah itu para mahasiswa akan menganalisis dan membuat laporan selanjutnya dipresentasikan di depan dosen pembimbing atau pendamping.

Kegiatan pelepasan mahasiswa UMSi, turut dilepas Ketua STPMD, Dr. Sutoro Eko, M.Si. didampingi oleh ketua Prodi IP. Dr. Guno M.Si.

Pada sambutannya Sutoro Eko, menyampaikan terima kasih kepada Rektor UMSi atas kepercayaannya memilih STPMD selaku tempat melakukan pertukaran mahasiswa.

Sutoro mengatakan kegiatan kerjasama buka kali pertama ini dia lakukan tapi kerjasama sering di lakukan dengan beberapa pemerintah propinsi, kabupaten dan desa.

Bahkan ada beberapa Pemerintah Daerah sering dikunjungi di Sulawesi Selatan dan Barat, dan bahkan STPMD sering menjadi konsultan dalam hal perencanaan pembangunan desa.

Sutoro juga mengungkapkan bahwa kendatipun baru sekolab tinggi tapi prodi ilmu pemerintahan sudah terakreditasi A, bahkan sudah memiliki program studi Pascasarjana.

Jumlah mahasiswa yg mengikuti pertukaran ini adalah sebanyak 10 orang dan 2 orang dosen pembimbing dari UMSi dan 4 orang dosen pembimbjng dari pihak STPMD,.

Para mahasiswa peserta pertukaran mahasiswa merasa bersyukur karena telah banyak meimba pengalaman khususnya dalam hal pemberdayaan masyarakat dan tentu selanjutnya akan ditularkan kepada temannya yg belum sempat mengikuti kegiatan seperti ini dan Insyaallah akan menjadi rolemodel dari kawan-kawan,kami di UMSi, ungkap salah seorang peserta.

Bottom ad

Leave a Reply