Unibos Tertinggi Peroleh Dana Hibah Pengabdian pada Masyarakat

Para pimpinan perguruan tinggi swasta lingkup Kopertis IX Sulawesi yang mengikuti penandatanganan perjanjian pendanaan penelitian dan pengabdian pada masyarakat, di Aula Kopertis IX, Selasa (13/3/2018).-nasrullah-

INIPASTI.COM, MAKASSAR-Universitas Bosowa Makassar patut diberikan penghargaan yang luar biasa, selama empat tahun tahun berturut-turut dimulai 2015 hingga 2018, memperoleh dana hibah pengabdian pada masyarakat yang terbesar dari Kemenristek Dikti, dalam lingkup Kopertis IX Sulawesi.

Hal ini disampaikan Koordinator Kopertis IX Sulawesi, Prof Dr Jasruddin dihadapan ratusan pimpinan perguruan tinggi swasta lingkup Kopertis IX Sulawesi di acara penandatanganan perjanjian pendanaan penelitian dan pengabdian pada masyarakat di Aula Kopertis IX, Selasa (13/3/2018).

Dana Pengabdian pada masyarakat yang diperoleh Unibos tahun 2015 sebesar Rp2 miliar disusul Unismuh Makassar Rp790 juta. Tahun 2016 Unibos kembali memperoleh dana hibah pengabdian dari Kemenristekdikti sebesar Rp3,2 miliar, disusul UMI Rp786 juta, Unismuh Makassar Rp616 juta.

Baca Juga:  Dinas Pendidikan Sulsel Akan Verifikasi Data Peserta UN

Tahun 2017 Unibos kembali memperoleh hibah pengabdian tertinggi meskipun menurun dibandngkan yang diperoleh tahun sebelumnya yakni Rp2,9 miliar, menyusul Unismuh Kendari Rp606 juta, UKI Paulus Rp450 juta, dan Unismuh Makassar Rp400 juta. Dan 2018 dana pengabdian pada masyarakat turun lagi menjadi Rp2,5 miliar, disusul Uncok Palopo Rp755 juta, Unismuh Kendari Rp655 juta dan Unismuh Palu Rp650 juta.

Sebagai gambaran dana hibah pengabdian pada masyarakat dari tahun ke tahun mengalami peningkatan, baik judul maupun jumlah dananya. Dapat dilihat data 2015, jumlah judul yang diterima sebanyak 145 judul dengan total anggaran Rp7,3 miliar. Tahun 2016, jumlah judul pengabdian yang diterima sebanyak 180 judul dengan jumlah dana sebesar Rp9,3 miliar. Pada tahun 2017 jumlah judul yang diterima meningkat menjadi 180 judul dengan total anggaran Rp9,3 miliar dan 2018 sampai saat ini judul yang diterima mencapai 143 judul dengan total anggaran 9,5 miliar.

Baca Juga:  Selain Sebagai Pendidik, Guru Dituntut Menjadi Reformator

Koordinator Kopertis IX Prof Dr Jasruddin berharap, kedepan kopertis IX akan terus mendorong perguruan tinggi –perguruan tinggi yang kurang aktif melaksanakan kegiatan risetnya agar semakin termotivasi untuk melakukan riset. “Inilah mengapa saya sengaja mengundang para pimpinan perguruan tinggi untuk hadir dalam acara penandantanganan perjanjian pendanaan penelitian dan pengabdian pada masyarakat, agar perguruan tinggi yang kurang kegiatannya lebih terdorong melaksanakan riset,”kuncinya.(nasrullah)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.